Breaking News:

Nyeri Haid? Coba Lakukan 11 Hal Ini

Seiring bertambahnya usia, tingkat prostaglandin akan menurun dan intensitas nyeri haid juga berkurang.

Freepik
Ilustrasi nyeri saat haid. 

BANGKAPOS.COM - Nyeri haid atau dismenore adalah nyeri atau kram di perut bagian bawah, yang muncul sebelum atau sewaktu menstruasi.

Melansir alodokter.com, pada sebagian wanita, dismenore dapat bersifat ringan, namun pada sebagian lain, dismenore bisa berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dismenore ditandai oleh kram di bagian bawah perut.

Kondisi tersebut normal terjadi setiap bulan dan tidak perlu dikhawatirkan karena merupakan proses yang terjadi secara alami di rahim wanita.

Sebelum mengulas cara menghilangkan nyeri haid dengan bantuan obat dan secara alami, kenali dahulu penyebabnya sebagai berikut.

Baca juga: Ini Bahayanya Minum Air yang Dibiarkan di Wadah Terbuka

Dilansir dari Verywell Family, penyebab nyeri haid utamanya berasal dari perubahan hormon prostaglandin di dalam tubuh wanita.

Prostaglandin dapat ditemukan di berbagai jaringan tubuh, termasuk di dalam rahim.

Hormon ini berguna untuk mengatur suhu tubuh, peradangan, pertumbuhan sel, serta kontraksi otot untuk membantu lapisan rahim meluruh selama haid.

Jika kadar hormon prostaglandin terlalu tinggi, kontraksi rahim menjadi lebih intens.

Saat aktivitas kontraksi rahim meningkat, oksigen ke bagian otot sekitarnya sementara terputus dan memicu nyeri haid.

Baca juga: 10 Jenis Minuman untuk Menurunkan Darah Tinggi yang Bisa Dipertimbangkan

Halaman
123
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved