KKB Papua
Tak Hanya Soal Penumpasan KKB Papua, Ada Juga yang Berbahaya Dilakukan Makelar Malaysia di Papua
Di balik konflik bersenjata yang terjadi di Papua, ada persoalan lain tak kalah seriusnya.
BANGKAPOS.COM - Di balik konflik bersenjata yang terjadi di Papua, ada persoalan lain tak kalah seriusnya.
Rencana makelar Malaysia untuk melakukan penebangan hutan hujan sebagai bagian proyek kebun kelapa sawit patut disoroti.
Jika diteruskan, lahan hutan hujan seluas 280 ribu hektare terancam habis.
Seperti diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kini ditetapkan sebagai gerakan teroris oleh pemerintah Indonesia.
Baca juga: Warga Curiga Lihat Wanita Tampak Ketakutan, Ternyata sedang Disandera Anggota TNI AU Gadungan
Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan
Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam konferensi pers yang digelar Kamis (29/4/2021).
"Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan
kekerasan masif dikategorikan sebagai teroris," ujar Mahfud MD seperti dikutip dari Live Breaking News KOMPAS TV.
"Jadi yang dinyatakan oleh Ketua MPR, BIN, TNI, Polri, dan tokoh-tokoh Papua yang
datang ke sini menyatakan mereka yang melakukan pembunuhan dan kekerasan secara brutal itu secara masif," terangnya.
Sementara itu, dilansir dari Surya.co.id, TNI akan segera mengirimkan 400 prajurt dari
Yonif 315/Garuda yang berjuluk 'Pasukan Setan'.
Diketahui baru-baru ini, para prajurit Yonif 315/Garuda telah dilatih menembak runduk
atau Sniper guna mempersiapkan Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan ( Satgas Pamrahwan) di Papua.
Melansir dari Instagram resmi Kodam III Siliwangi, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI