Pantas Saja Dijuluki Kapal Hantu, Segini Kekuatan Mesin yang Sulit Dikejar Kapal Patroli Polisi
Pasalnya, dari dua kali penangkapan sebelumnya, satu kapal membawa barang terlarang.
"(berhasil ditemukan) Namun tidak dapat dievakuasi karena kondisi air dangkal," jelas
Lanjutnya, saat ditemukan di dalam kapal hanya ada sebuah derigen berisikan minyak yang kemungkinan stok untuk bahan bakar.
"Sedangkan seluruh penumpang sudah melarikan diri ke dalam hutan," kata dia.
Suprawira menjelaskan jika melihat ukurannya, kapal ini dapat membawa sekitar 6 penumpang dan cukup untuk menampung barang bawaan.
Dijelaskan dia, kapal pertama kali terpantau berangkat dari perairan di Kecamatan Muntok (Kabupaten Bangka Barat) hendak menuju ke Jakarta.
Namun saat petugas kepolisian Direktorat Polair Polda Bangka Belitung mengikuti mereka memakai helikopter, mereka sempat berusaha menghilangkan jejak untuk menghentikan pemantauan.
"Kapal mereka ini berbelok ke kanan dan menuju hutan yang ada di Dusun Tanjung Jati, Kecamatan Tulung Selapan dan hilang dari pantauan petugas," jelas AKP Suprawira.
Disampaikannya, sejak kemarin tim Direktorat Polair di-back up oleh petugas Direktorat Polair Polda Sumsel dan Polres OKI telah melakukan penyisiran di sepanjang bantaran perairan.
Namun demikian, petugas belum menemukan para penumpang kapal tersebut.
"Hingga pagi ini puluhan petugas masih berada di lokasi dan terus berupaya mencari keberadaan mereka yang kabur," tuturnya.
"Kami hanya sebatas memback-up saja, kejadian ini sepenuhnya ditangani oleh Polda Babel," tambahnya.
(bangkapos.com/deddy marjaya/anthoni)