Terduga Teroris di Bangka Belitung
Ditangkap di Tempat Berbeda, Terduga Teroris S dan AS Ternyata Adalah Rekan Bisnis
Beberapa hari terakhir, publik Bangka Belitung dihebohkan dengan penangkapan dua orang terduga teroris, Rabu (30/06/2021)
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Terduga teroris AS melarikan diri dari ruang pemeriksaan (pengamanan) Polda Babel, Kamis (01/07/2021).
AS, warga Gang Rintis, Desa Kace, Kecamatan Mendobarat tersebut sebelumnya, ditangkap tim Densus 88 Anti Teror Polri bersama Tim Polda Bebel, Rabu ( 30/6/2021) kemarin.
Dia ditangkap dari kediamannya. Tersangka kemudian dibawa dan diamankan di Polda Babel (ruang khusus Satgaswil densus 88 AT, dengan penjagaan ketat oleh anggota.
Sekitar jam 14.30-19.30 dilakukan penggeledahan rumah tersangka AS dan terduga jaringan teroris Su alias So.
Dari rumah AS, polisi menyita barang bukti berupa 2 pucuk senjata api aktif, ratusan amunisi berbagai ukuran, bagian-bagian senjata yang akan dirakit, mesin bubut dll, kegiatan berjalan lancar.
Sejak Rabu (30/6/2021) sekira pukul 23.00 hingga Kamis (02.30) tim penyidik melakukan interogasi terhadap tersangka As di ruang pemeriksaan tersebut dan rencana akan dilanjutkan pemeriksaan di pagi harinya.
Saat pemeriksaan, kondisi tangan dan kaki terborgol tali ties.
Sekitar pukul 03.30 anggota yang jaga mengecek ke dalam ruangan tempat di mana tersangka ditempatkan.
Namun sudah tidak ada di tempat.
Setelah itu langsung dilakukan pencarian dan pengejaran yang melibatkan personil Satgaswil dan Jatanras dan Ditintel Polda di sekitar Polda.
Dilanjutkan dengan penyisiran diseputaran belakang polda.
Polisi juga mengambil rekaman CCTV.
Dari rekaman CCTV tersebut korban diketahui bahwa melarikan diri sekitar pukul 03.00 WIB, melalui jendela dan kabur ke daerah belakang Polda.
Belum Masuk Sel Tahanan
AS satu terduga teroris yang kabur, Kamis (01/07/2021) dini hari tadi, diketahui belum sampai masuk ke sel tahanan Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Informasi yang diperoleh harian ini, saat itu Warga Gang Rintis, Desa Kace, Kecamatan Mendobarat tersebut kabur saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Densus 88 anti teror.
AS, diketahui kabur melalui jendela ruang pemeriksaan kantor Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Menurut keterangan seorang petugas jaga tahanan yang diperoleh harian ini, nama AS belum masuk terdata di papan tulis tahanan Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Kemungkinan, menurutnya saat itu AS tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
"Kalau namanya AS belum ada masuk sini (sel tahanan), mungkin masih pemeriksaan makanya belum masuk ke sini," kata seorang anggota piket yang berjaga di sel tahanan Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Di sel tahanan harian ini juga sempat bertemu, petugas yang jabatannya disebut sebagai kanit. Namun, dirinya tidak bisa memberikan komentar soal kaburnya AS, mengingat bukan domain dan kewenangannya.
"Mohon maaf saya tidak bisa komentar soal itu, karena bukan kewenangan dan kapasitas saya, terimakasih," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan harian ini, tengah berupaya meminta keterangan pihak terkait.
Beredar kabar, AS satu dari dua terduga teroris jaringan Bangka Belitung, Kabur.
Informasi yang diperoleh harian ini dari Laporan Informasi (LI) yang beredar, terduga teroris As melarikan diri dari ruang pemeriksaan Polda Babel.
AS, diketahui kabur, Kamis (1/7/2021) sekira pukul 03.30 WIB dari ruang pemeriksaan.
Dia ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror Polri bersama Tim Polda Bebel, Rabu ( 30/6/2021) kemarin. Dia ditangkap dari kediamannya.
Media Diminta Sebarkan Foto Terduga Teroris
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, meminta media membantu menyebarkan foto terakhir As, satu dari terduga jaringan teroris Babel, sebelum kabur, Kamis (02/07/2021).
Bedasarkan foto yang diterima harian ini dari Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Maladi, terakhir AS mengenakan kaos abu-abu polos.
Potongan rambutnya gondrong dan terurai. Sementara panjang rambutnya sebatas bahu. Selain itu, AS juga nampak memiliki janggut.
Di pipi kiri juga terdapat tahi lalat yang berukuran cukup besar.
"Nanti saya berikan fotonya melalui kabid humas, foto yang terbaru dengan penampilan yang saat ini, pada waktu dia diperiksa sehingga masyarakat bisa melihat yang real," kata Anang.
"Kalau foto-foto yang kemarin kan dia waktu di facebook media sosial, ini foto-foto terbaru tolong sebarkan sekalian ya enggak apa-apa, ingatkan kepada masyarakat apabila menjumpai bersangkutan atas nama Agus Setianto ya, supaya dilaporkan ke kepolisian terdekat," imbuhnya.
"Intinya jangan melindungi, melidungi dia sama dengan turut serta melakukan tindakan terorisme," tegas Anang.
Jangan Bantu Pelariannya
Sebelumnya Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, membenarkan AS satu dari dua terduga teroris jaringan Babel, melarikan diri dari Polda Babel.
Menurut Anang, AS melarikan diri dari ruang pemeriksaan penyidik Densus 88 anti Teror Polri, di Gedung Sat Tahti Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (1/7/2021) dini hari tadi.
"Emang kemarin waktu pemeriksaan yang bersangkuta (As) melarikan diri sekarang ini dalam pengejaran dan terus kita pengembangan, karenakan jaringan teroris ini pasti ada juga campur tangan orang-orang sekitarnya," kata Anang, di Mapolda Bangka Belitung, Jumat (2/7/2021).
Anang, mengimbau agar masyarakat tidak membantu proses pelarian AS karena jika terbukti, bisa terancam sanksi pidana.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra/Anthoni Ramli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210702-foto-terduga-teriris-asal-bangka-belitung-as-sebelum-melarikan-diri-dari-polda-babel.jpg)