Breaking News:

Virus Corona

Media Singapura Ungkap Kabar Baik Penelitian Vaksin Sinovac di Indonesia, Begini Isinya

Media Singapura Ungkap Kabar Baik Penelitian Vaksin Sinovac di Indonesia, Begini Isinya

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
istimewa/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi Evaluasi apakah PPKM akan diperpanjang lagi 

BANGKAPOS.COM -- Media Singapura mengungkapkan kabar baik tentang vaksin Sinovac. Vaksin asal China itu disebut efektif untuk orang tua dan pemilik penyakit simtomatik.

Demikian artilel The Straits Times yang ditulis Wahyudi Soeriaatmadja, berjudul "Indonesia study shows Sinovac Covid-19 vaccine 85% effective against symptomatic illness among older folk,".

Pada artikel itu, The Straits Times mengungkapkan sebuah penelitian menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 Sinovac, CoronaVac, 85 persen efektif terhadap penyakit simtomatik dan 92 persen terhadap rawat inap di kalangan orang tua di Jakarta, kata pemerintah Indonesia, Jumat (6 Agustus) malam.

Vaksin buatan China 95 persen efektif dalam mencegah kematian, menurut grafik dari kementerian kesehatan Indonesia.

Efektivitas terhadap penyakit simtomatik berkurang menjadi 35 persen jika hanya suntikan pertama yang diberikan.

Angka tersebut berdasarkan penelitian yang melibatkan 86.936 warga Jakarta berusia 60 tahun ke atas antara Maret dan April tahun ini.

Baca juga: Begini Cara Gampang Tulis Pesan di Aplikasi WhatsApp Cukup pakai Suara, Simak Langkahnya ini

Baca juga: Kisah Gadis Bangka 16 Kali Gagal Daftar di Perguruan Tinggi, Kini Sandang Pangkat Letnan Dua

Baca juga: Ternyata Nama Lengkap Sandra Dewi Cukup Panjang, Punya Arti Unik dan Feminim

Efektivitas vaksin mengacu pada kinerja vaksin dalam populasi di bawah situasi dunia nyata, sedangkan kemanjuran vaksin mengacu pada kinerja vaksin dalam situasi uji klinis terkontrol, menurut Bank Dunia.

Studi ini juga mengungkapkan bahwa kemungkinan orang tua yang divaksinasi meninggal karena Covid-19 hingga 15 kali lebih kecil daripada seseorang yang tidak divaksinasi.

Angka efektivitas CoronaVac di Jakarta lebih tinggi daripada yang dilaporkan oleh Chili, di mana ditemukan 58,5 persen efektif dalam mencegah penyakit simtomatik di antara 8,6 juta orang Chili yang menerima suntikan antara Februari dan Juli, Reuters melaporkan.

Indonesia menargetkan untuk menginokulasi 214 juta orang - atau sekitar tiga perempat dari populasi, termasuk mereka yang berusia antara 12 dan 18 tahun - pada akhir tahun ini. Sejauh ini, sekitar 20 juta telah menerima kedua tembakan.'

Baca juga: Info Terkini Apa PPKM Darurat Level 4, Level 3 di Sejumlah Daerah, Diperpanjang Mulai 10 Agustus?

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved