Breaking News:

Hari Ini PPKM Darurat atau PPKM Level 4 Berakhir, Diperpanjang atau Tidak? Ini Penjelasan Jokowi

"Selama 2 minggu terkahir ini saya melihat penambahan kasus-kasus baru di provinsi-provinsi di luar Jawa-Bali terus meningkat..."

(YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangan pers mengenai PPKM Darurat, Selasa (20/7/2021) malam. 

Hari Ini PPKM Darurat'> PPKM Darurat atau PPKM Level 4'> PPKM Level 4 Berakhir, Diperpanjang atau Tidak? Ini Penjelasan Jokowi

BANGKAPOS.COM -- Hari ini, Senin (9/8/2021), masa Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) level 4 berakhir.

Masyarakat pun mempertanyakan apakah PPKM level 4 akan diperpanjang kembali atau tidak. 

Apakah PPKM diperpanjang atau tidak saat ini masih menjadi perhatian banyak pihak. 

Seperti diketahui, PPKM darurat hingga kemudian berganti menjadi PPKM level 4 mulai diberlakukan sejak 3 Juli 2021 merespons lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia. 

Warganet juga mulai menanyakan apakah PPKM diperpanjang atau tidak di media sosial.

Baca juga: Ini Isi Hujatan Kartika Damayanti yang Hina Ayu Ting Ting dan Bilqis, Bikin Umi Kalsum Murka

Baca juga: PPKM Darurat Level 4 Diperpanjang Lagi Mulai 10 Agustus? Menteri Luhut Ungkap Hasil Aplikasi SILACAK

Baca juga: Istri Disekap di Kamar, Suami Nekat Lakukan Ini, Jeritan dan Tangisan Pecah Berujung Duka

Sementara itu, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi menyebutkan, belum ada keputusan terkait PPKM level 4 diperpanjang atau tidak. 

“Iya akan ada rakor untuk evaluasi PPKM Jawa Bali,” kata Jodi, mengutip Kompas.com, Minggu (8/8/2021).

Hasil evaluasi

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) memimpin rapat terbatas evaluasi perkembangan dan tindak lanjut PPKM level 4, pada Sabtu (7/8/2021).

Dari hasil evaluasi, ia menyampaikan bahwa ada pergeseran lonjakan kasus Covid-19 di luar Jawa-Bali.

"Selama 2 minggu terkahir ini saya melihat penambahan kasus-kasus baru di provinsi-provinsi di luar Jawa-Bali terus meningkat," kata Jokowi melalui siaran di YouTube Sekretariat Presiden.

Dari catatan Kementerian Kesehatan, per Sabtu (7/8/2021) ada 31.753 penambahan kasus baru. Sehingga total kasus secara nasional mencapai 3.639.616 kasus.

Begini Cara Gampang Tulis Pesan di Aplikasi WhatsApp Cukup pakai Suara, Simak Langkahnya ini

Baca juga: Indonesia Harus Waspada, Laut China Semakin Memanas dan Disebut Bakal Jadi Medan Perang Dunia 3

Terdapat 5 provinsi dengan angka kasus cukup tinggi, yaitu Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Papua, Sumatera Barat, dan Riau.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved