Rabu, 13 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Brigjen Umar Dani Targetkan Vaksinasi 20 Ribu Warga Bangka Belitung Tiap Hari, Stok Vaksin Cukup

Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Umar Dani, ditunjuk sebagai ketua Satuan Tugas (Satgas) percepatan Vaksinasi.

Tayang:
Penulis: Antoni Ramli |
(Istimewa/Polres Bangka Tengah)
Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Umar Dani 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Umar Dani, ditunjuk sebagai ketua Satuan Tugas (Satgas) percepatan Vaksinasi.

Umar Dani menyebut, maksud pembentukan Satgas vaksinasi guna mempercepat program vaksinasi di provinsi Bangka Belitung.

"Dulu masih secara sektoral, artinya polri vaksin sendiri, TNI sendiri, Pemda sendiri. Dengan adanya Satgas tiga unsur itu tergabung, jadi kolaborasi integrasi sinergi untuk sama-sama melaksanakan vaksinasi di seluruh wilayah Babel," kata Umar, di komplek perkantoran Gubernur Babel, Jumat (20/8/2021).

Umar Dani,memastikan ketersediaan vaksin masih cukup. Begitu juga dengan vaksinator yang sampai saat ini jumlahnya hampir seribu orang.

Hanya saja, tak semua vaksinator tersebut bisa melakukan vaksinasi secara serentak, mengingat masih adanya tugas pokok mereka lainnya.

"Kalo ketersediaan vaksinya cukup, seluruh vaksinator yang ada saat ini ada sebanyak 938 orang ,tapi dari jumlah itu tidak full sebagai vaksinator karena masih punya tanggung jawab lain sesuai tugas pokoknya, ada yang dokter, perawat, bidan harus melaksanakan tugas rutinnya, jadi kita sepakati per sif dibagi 3 kelompok sehingga tidak ada yang dirugikan, dan pelayanan masyarakat di luar vaksin dapat terlayani," bebernya.

Baca juga: Percha Leanpuri Meninggal di Usia 35 Tahun, Menhub Budi Karya hingga Teman SMP Kenang Sosoknya

Baca juga: Cara Mudah Melacak Lokasi Seseorang di WhatsApp, Tak Perlu Aplikasi Tambahan, Bisa 15 Menit & 1 Jam

Baca juga: 15 Tahun Menikah, Wanita Ini Tak Penah Tidur dengan Suami, Alasannya Ternyata Bikin Sedih

Selain itu, operasional gerai-gerai vaksin mulai dari puskesmas baik milik TNI Polri yang berjumlah. 88 gerai sudah terkoneksi dengan aplikasi pcare.

Dimana aplikasi Pcare vaksin Covid-19 sendiri merupakan bagian dari sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19. Pcare mendukung proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan, serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi Covid-19.

"Jadi hasil vaksinasi langsung terinput sehingga termonitor di Kemenkes," bebernya.

Dalam sehari, Bangka Belitung memiliki target 20 ribu orang, di 88 gerai vaksinasi yang tersebar. Jika di kalkulasi, 1 gerai vaksinasi melayani kurang lebih sekitar 2.500 orang.

"Satu gerai kurang lebih 2.500an yang harus divaksin, ini berat, jadi kita harus ada terobosan lain, jadi tidak menggunakan fasilitas kesehatan mungkin ada vaksinasi keliling jadi masyarakat lansia, disabilitas atau yang kondisi fisik sehingga nanti petugas yang datang," tukasnya.

Libatkan vaksinator BKKBN

ketua Satuan Tugas (Satgas) percepatan Vaksinasi provinsi Bangka Belitung, Brigjen Pol Umar Dani, menyebut guna mempercepat program vaksinasi, pihaknya juga melibatkan vaksinator dari BKKBN.

”Ditambah vaksinator dari BKKBN jadi bidan di desa yang sudah dilatih. Jumlahnya cukup banyak 169 jadi bisa diberdayakan untuk memperkuat tenaga vaksinator yang ada" kata Umar Dani.

Jenderal bintang satu itu berharap, dengan adanya kolaborasi Satgas ini, target vakisnasi di provinsi Bangka Belitung tercapai.

"Mudah-mudahan kolaborasi ini  target vakisnasi Babel bisa dicapai, dengan catatan ketersediaan vaksinya ada," harapnya.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved