Virus Corona di Bangka Belitung
Mikron Berharap Babel Turun dari PPKM Level 4 ke Level 2, Semua Masih Nunggu Keputusan Istana
Satgas Covid Bangka Belitung Berharap Status Bangka Belitung Bisa diturunkan dari PPKM Level 4 menjadi PPKM level 2
BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG - Publik berharap-harap cemas tentang kelanjutan Program Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM mulai dari level 1 hingga level 4 yang akan berakhir Senin 23 Agustus 2021.
Tak terkecuali, harapan ini juga ditunggu oleh masyarakat Bangka Belitung, dimana di perpanjangan terakhir, satu Kabupaten di Provinsi Bangka Belitung, yaitu Kabupaten Bangka berstatus PPKM Level 4, sementara 5 kabupaten dan satu Kota berstatus PPKM Level 3.
Meski demikian hingga malam menjelang tanggal 23 Agustus 2021, sebagai hari terakhir penerapan PPKM tersebut, belum ada tanda-tanda dari istana terkait kelanjutan dari kebijakan ini.
Sebelumnya, setiap di penghujung berakhirnya pelaksanaan PPKM, istana sudah menyiapkan pengumuman resmi.
Menanggapi situasi ini, Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa berharap Bangka Belitung bisa turun ke level 2.
Baca juga: PPKM Berakhir Besok, Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah Meningkat Setelah Pengetatan Dilongkarkan
Baca juga: Jelang PPKM Berakhir Besok, Kabar Baik Ibu Kota DKI Jakarta Zona Hijau
Diakui Mikron, selama kebijakan PPKM diberlakukan, utamanya PPKM Level 4, masyarakat sudah mulai lelah.
Untuk itu pihaknya berharap Provinsi Bangka Belitung bisa diturunkan ke PPKM Level 2.
“Kalau sesuai dengan analisa, maka saat ini posisi kita memang ada di level 3 dan 4. Namun dengan kerja keras kita semua, termasuk semua lapisanmasyarakat, kita berharap Babel bisa turun ke Level 2,” kata Mikron Antariksa kepada bangkapos.com, Minggu (22/8/2021) malam.
Dijelaskan Mikron, kerja keras semua pihak selama pemberlakukan PPKM Level 3 dan PPKM Level 4 yang dimulai dari 3 Agustus 2021 dan juga sebelumnya telah membuahkan hasil.
Sebagaimana diketahui, PPKM ini sudah diperpanjang berulangkali. Dimulai pada 21 Juli hingga 25 Juli, diperpanjang dari myulai 26 Juli hingga 2 Agustus dan kemudian diperpanjang lagi dari 2 Agustus sampai dengan 16 Agustus dan 23 Agustus 2021.
“Kita terus bekerjasa keras bersama-sama dan berusaha mengurangi transmisi komunitas dan hasilnya, kasus terkonfirmasi di Babel sudah mulai landai. Dari situ kita berharap Babel kembali ke PPKM level 2,” kata Mikron.
Baca juga: Apa Itu Badai Sitokin, yang Mengancam Nyawa Penderita Covid-19 dan Terapi untuk Meredamnya
Baca juga: Titik Terang Kasus Pembunuhan di Subang, Polisi Temukan Jejak Kaki Hingga Pelaku Diduga Orang Dekat
Secara detail, Mikron berharap status Kabupaten Bangka yang saat ini PPKM Level 4 bisa turun ke PPKM Level 3, sementara untuk kabupaten lainnya termasuk Kota Pangkalpinang yang sebelumnya PPKM Level 3 bisa turun menjadi PPKM Level 2.
“Dengan penurunan status tersebut, tentu akan banyak kelonggaran, sehingga sehingga perekonomian kita juga akan kembali menggeliat dan tumbuh,” kata Mikron.
Diakui Mikron, semua pihak sudah kecapaian dengan situasi ini. Menurutnya, tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya di lapangan juga merasa kelelahan. “Kita semua sudah kelelahan, untuk itu yang kita butuhkan adalah kebersamaan dan komitmen bersama,” kata Mikron.
Yang juga tak kalah menggembirakan adalah, data rawat inap di rumah sakit juga mulai membaik dimana data keterisian rumah sakit juga sudah turun di angka 60 persen. Ini tak lepas dari ketersediaan tempat isolasi terpadu yang dibentuk.
“Untuk kasus meninggal dunia juga mulai landai. Jika sebelumnya kita pernah menyentuh angka rata-rata di atas 20, kini sudah di bawah itu. Namun kita kembali menekannya karena rata-rata kita masih di atas 10, yang artinya masih cukup tinggi,” imbuhnya.
Baca juga: Siap Siap Hari Patah Hati Nasional, Ariel NOAH Akhirnya Bakal Menikah Setelah 13 Tahun Menduda
Terkait kematian yang tinggi ini, Mikron juga memberi catatan penting. Sebab penyebab kematian bisa juga disebabkan oleh lambatnya rujukan, termasuk penolakan rujukan dan ketersediaan peralatan di rumah sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210731-ilustrasi-virus-varian-delta-plus.jpg)