Titik Terang Kasus Pembunuhan di Subang, Polisi Temukan Jejak Kaki Hingga Pelaku Diduga Orang Dekat
Polisi mulai mememukan titik terang kasus pembunuhan yang menghebohkan warga Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang.
"Kami masih belum bisa sampaikan, masih dalam penyelidikan, tapi kami sudah fokus," ujarnya.
Dari hasil olah TKP, ujar Sumarni, diduga kuat pelaku pembunuhan ini lebih dari seorang.
"Dari jejak tapak kaki yang berbeda dua, jadi diduga lebih dari satu orang," ucap Sumarni.
Baca juga: Siap Siap Hari Patah Hati Nasional, Ariel NOAH Akhirnya Bakal Menikah Setelah 13 Tahun Menduda
Baca juga: WOW Penampilan Tika Panggabean Bikin Pangling Dulu Gemuk, Kini Pamer Tubuh Langsing Berbalut Bikini
Yoris (34) yang merupakan anak serta kakak dari kedua korban yakin untuk pihak kepolisian akan segera mengungkapnya.
Sejumlah fakta terkait kehidupan keluarga ini juga mulai terungkap dan polisi masih terus memburu pelaku yang diduga menghabisi nyawa ibu dan anak yang mayat ditumpuk di bagasi mobil tersebut.
Berikut fakta-fakta terbaru terkait peristiwa yang merenggut dua nyawa tersebut.
Amalia Ternyata Bendahara Yayasan
Amalia Mustika Ratu (23) salah satu korban pembunuhan yang ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam bagasi mobil belakang di Subang, Jawa Barat, masih menyisakan banyak cerita semasa dirinya masih hidup.
Beberapa kisah semasa hidup dari Amalia tersebut diantaranya seperti banyak pemuda dari lingkungan rumah maupun kampus banyak yang menyukai sosok dari Amalia tersebut.
"Suka curhatnya ke mamah jadi saya enggak tau banyak, iya lah pasti banyak yang suka, Amalia sosok yang cantik, lugu juga, pernah ngedenger sih katanya adik saya jadi primadona dilingkungan rumah tapi kurang tau juga," ucap Yoris (34) yang merupakan kakak kandung dari korban di Polsek Jalan Cagak, Sabtu (21/8/2021).
Bukan hanya itu, Yoris juga menjelaskan sosok Amalia di mata keluarga, ia memiliki pribadi yang lugu, sopan dan baik.
Bahkan, Amalia juga memiliki prestasi baik akademisi maupun non akademisi, oleh karena itu pihak yayasan dimana Amalia bekerja memberikan hadiah mobil sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan prestasinya.
"Dia kan bendahara di yayasan, saya ketua yayasannya. Jadi pihak yayasan memberikan hadiah karena kinerjanya, dia juga berprestasi seperti di organisasi-organisasi," ujarnya.
Baca juga: PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa, Lanjut Tidak Setelah 23 Agustus? Luhut Tegaskan Begini
Baca juga: Netizen Nyinyir Soal Rumah Wulandari, Faktanya Ngontrak, Pemilik Hanya Minta Bayar Token Saja
Sementara itu, paras cantik dari Amalia tersebut juga di ungkapkan salah satu pria tetangga rumahnya, ia sempat mengagumi Amalia karena kebaikan dan parasnya yang cantik.
"ya cantik, saya juga sebenarnya suka tapi enggak berani bilang. Banyak juga yang di sini suka, dulu waktu SMA juga dia di perebutkan karena cantik," kata pria yang tidak ingin identitasnya disebutkan