Waspadai 4 Gangguan Kemih Akibat Diabetes
Penelitian menunjukkan infeksi saluran kemih cenderung lebih parah, lebih umum, dan memiliki hasil yang lebih buruk bagi penderita diabetes tipe 2
Ketika otot ini tidak berfungsi dengan baik, urine bisa keluar tanpa sadar.
Peningkatan kadar gula darah dapat bertanggung jawab atas serangkaian masalah yang pada akhirnya berkontribusi pada poliuria.
Ketika ada tambahan gula dalam darah, tubuh menyedot cairan dari jaringan dalam tubuh untuk membantu mengeluarkannya.
Kelebihan gula disaring oleh ginjal, yang menarik air ke dalam urine, menyebabkan poliuria.
Pilihan pengobatan untuk disfungsi kandung kemih sendiri termasuk:
* Obat-obatan
* Metode pelatihan kandung kemih seperti waktu berkemih
* Stimulasi listrik
* Latihan kegel
* Pembedahan atau operasi
Pilihan lainnya, yakni suntik Botox (onabotulinumtoxin A).
Suntik Botox sering diresepkan untuk mengobati kandung kemih yang terlalu aktif pada orang dengan multiple sclerosis.
Terapi ini telah terbukti bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki masalah kandung kemih karena diabetes.
2. Infeksi saluran kemih
Infeksi saluran kemih (ISK) terkait diabetes dapat memengaruhi uretra, kandung kemih, atau ginjal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-ilustrasi-infeksi-saluran-kemih-pada-pria.jpg)