Waspadai 4 Gangguan Kemih Akibat Diabetes
Penelitian menunjukkan infeksi saluran kemih cenderung lebih parah, lebih umum, dan memiliki hasil yang lebih buruk bagi penderita diabetes tipe 2
Penelitian menunjukkan infeksi saluran kemih cenderung lebih parah, lebih umum, dan memiliki hasil yang lebih buruk bagi penderita diabetes tipe 2.
Infeksi ini juga mungkin disebabkan oleh bakteri yang sangat resisten terhadap pengobatan.
Gejala infeksi saluran kemih, termasuk:
* Sering buang air kecil
* Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil
* Urine kemerahan atau keruh
Wanita mungkin mengalami sensasi tekanan di atas tulang kemaluan.
Sementara itu, pria mungkin merasakan kepenuhan di rektum.
Jika ginjal terlibat, gejala tambahan dapat terjadi, termasuk mual, nyeri punggung atau samping, dan demam.
Neuropati otonom dapat berperan dalam infeksi saluran kemih yang terkait dengan diabetes.
Seperti yang dijelaskan oleh American Diabetes Association (ADA), "Kelumpuhan kandung kemih adalah gejala umum dari jenis neuropati ini. Ketika ini terjadi, saraf kandung kemih tidak lagi merespons tekanan secara normal karena kandung kemih terisi dengan urine. Akibatnya, urine tetap berada di kandung kemih, menyebabkan infeksi saluran kemih".
Kadar gula darah yang tinggi juga dapat menciptakan tempat berkembang biak yang subur bagi bakteri dan menyebabkan infeksi saluran kemih.
Untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih, antibiotik biasanya diperlukan.
3. Disfungsi seksual
Dilansir dari Medical News Today, saluran kemih terkait erat dengan organ serta struktur yang mendukung kinerja dan hasrat seksual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-ilustrasi-infeksi-saluran-kemih-pada-pria.jpg)