Breaking News:

Tanaman ini Dulu Cuma Tumbuhan Liar dan Sering Disebut sebagai Makanan Ular, Kini Berharga Mahal

Jika umbi ini sudah dikeringkan atau sudah berbentuk keripik dihargai lebih mahal lagi yaitu sekitar Rp 15.000 hingga Rp 30.000 per kg....

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi
UMBI PORANG - Paidi, warga Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun menunjukkan umbi porang yang akan diekspor ke luar negeri. Paidi sukses mengembangkan porang hingga mengubah nasibnya pemulung menjadi miliarder. 

Tanaman ini Dulu Cuma Tumbuhan Liar dan Sering Disebut sebagai Makanan Ular, Kini Berharga Mahal

BANGKAPOS.COM -- Tanaman ini dulu banyak dibuang, kini mulai banyak dibudidayakan petani di sejumlah daerah.

Di pasar ekspor, umbian ini diolah jadi tepung hingga laku keras.

Padahal, tanaman ini tumbuh liar di pekarangan rumah dan dianggap masyarakat sebagai makanan ular.

Seperti diketahui, tanaman porang kini tengah naik daun.

Tanaman porang kini mulai banyak ditanam petani di sejumlah daerah seiring meningkatnya permintaan ekspor umbinya.

Baca juga: Cara Hemat Penggunaan Gas 3 kg Sampai Berminggu-minggu, Tak Banyak yang Tahu, Anda Harus Segera Coba

Baca juga: Inilah Efek Samping Usai Disuntik Vaksin Moderna, Begini Cara Mudah Mengatasinya

Baca juga: Banyak Dilamar Pria, Tamara Bleszynski Malah Minta Pria yang Melamar Hentikan Niatnya, Ini Alasannya

Pohon porang adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus muelleri. Di beberapa daerah di Jawa, tanaman porang dikenal dengan nama iles-iles.

Umbian ini banyak dicari di pasaran luar negeri seperti Jepang, China, Taiwan, dan Korea.

Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik, obat, hingga bahan baku ramen.

Umbi ini pun ternyata sangat laku dijual.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved