bangka pos hari ini
Usaha Mitra Binaan PT Timah Tbk, Tepung Sagu Sinar Dijual hingga Malaysia
Sinar yang sudah 30 tahun merintis dan mengembangkan usaha pembuatan tepung sagu ini pun, kini sukses mengembangkan usahanya
BANGKAPOS.COM - Pohon sagu yang melimpah di Desa Batu Limau, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, membuat Sinar terus berusaha untuk mengembangkan potensi tumbuhan ini.
Sinar yang sudah 30 tahun merintis dan mengembangkan usaha pembuatan tepung sagu ini pun, kini sukses mengembangkan usahanya.
Tidak mudah memang, banyak rintangan yang dihadapi. Dengan tekad kerja keras dan semangat, serta dukungan dari keluarga, dirinya terus menjalankan usahanya. Hasilnya, usaha pun terus berkembang.
Ia menambah pekerja seiring dengan meningkatnya permintaan tepung sagu produksinya. Kini Sinar dibantu anaknya dalam mengembangkan usahanya ini.
"Pasang surut usaha pasti ada, ya dihadapi saja. Dengan bantuan dan dukungan keluarga semua bisa dilalui," kata Sinar dalam rilisnya, Jumat (10/9/2021).
Baca juga: 80 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB STISIPOL Pahlawan 12 Secara Blended Learning
Bagi Sinar tak ada alasan untuk menghentikan usahanya. Bahan baku sagu yang melimpah dan tak pernah habis, membuat dirinya berpikir untuk mengembangkan usahanya.
Keinginan Sinar untuk mengembangkan produk olahan dari tepung sagu ini juga diamini keluarganya.
Hanya saja, saat itu mereka terkendala permodalan. Tak menyerah, mereka terus berusaha agar bisa mengembangkan usahanya.
"Bak gayung bersambut, saya dapat informasi dari pihak kecamatan ada program UMKM dari PT Timah Tbk. Lalu saya coba, dan syukur Alhamdulillah permohonannya diterima oleh pihak perusahaan," kata Sinar.
Setelah mendapatkan pinjaman modal dari PT Timah Tbk, Sinar mampu menambah jumlah produksi tiap bulan sehingga bisa memenuhi permintaan konsumen.
Tepung sagu produksi Sinar bisa dibuat berbagai macam olahan makanan khas daerah seperti mie sagu, lakse dan lainnya. "Masyarakat sekitar biasa membeli bahan baku dari tempat usaha saya," jelasnya.
Baca juga: Karikatur Karya Novryadi, Wakil DPD Demokrat Babel Sabet Juara Nasional
Produk tepung milik Sinar ini dipasarkan ke Tanjung Pinang, Batam, Jakarta, bahkan hingga ke Malaysia.
"Sebelum pandemi ini permintaan pasar sangat tinggi. Akan tetapi untuk saat ini karena pandemi dan PPKM di beberapa wilayah kita kesulitan dalam penjualan dan omzet kita juga menurun," ujarnya.
Ia memahami dinamika bisnis di tengah pandemi Covid‑19 saat ini. Tidak hanya usahanya saja yang terdampak, namun, hampir dua tahun ini semua sektor turut merasakan dampak Covid‑19.
"Biarpun permintaan pasar turun, produksi kita tetap jalan. Karena kalau tutup akan menimbulkan masalah baru untuk para pekerja. Kita siasati dengan penurunan produksi dan untuk warga sekitar kita jual yang masih basah dengan harga lebih murah dari tepung yang sudah dikeringkan. Itulah salah satu alternatif supaya dapur tetap bisa berasap," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210910-sinar-mitra-binaan-pt-timah-pengusaha-tepung-sagu.jpg)