Senin, 4 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Sepenting Apa Donor Trombosit untuk penderita DBD? Begini Penjelasan Dokter

Demam berdarah dengue (DBD) adalah demam yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk

Tayang:
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Pos Belitung / Dede Suhendar
Ilustrasi suasana ruang melati, RSUD dr Marsidi Judono, Tanjungpandan yang didominasi pasien DBD sejak sepekan lalu, Senin (25/1/2016). 

1. Jambu biji

Jambu biji disebut sebagai salah satu buah penambah trombosit.

Zat ini mampu merangsang trombopoietin untuk. Selain itu, konsumsi air rebusan daun jambu biji dipercaya mampu menaikkan trombosit dan mencegah perdarahan pada pasien DBD.

2. Sayuran hijau
Beberapa sayuran hijau memiliki kandungan vitamin K yang tinggi. Hal ini yang membuat sayuran hijau dianggap sebagai makanan penambah trombosit karena vitamin K merupakan zat yang penting dalam proses pembekuan darah.

3. Kurma
Kurma mengandung banyak vitamin, mineral, dan fitonutrien yang baik bagi kesehatan, termasuk vitamin K yang dipercaya dapat meningkatkan trombosit. Kurma juga mengandung vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin A, dan vitamin C.

Selain itu, kurma mengandung zat besi; kalsium; fosfor; potasium; magnesium; dan zinc.

Berbagai kandungan itu membuat kurma dipercaya berkhasiat sebagai makanan penambah trombosit, terutama bagi pasien DBD.

4. Makanan Kaya Vitamin B-12
Saat tubuh kamu mengalami penurunan terhadap trombosit, maka penting untuk
meningkatkannya dengan cara perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin B-12.

5. Makanan Kaya Zat Besi
Kamu juga dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi sebagai cara untuk
menambah kadar trombosit.

6. Daun Pepaya
Makanan dengan rasa pahit ini dapat meningkatkan trombosit dan sel darah merah dengan baik. Kamu dapat merebusnya selama 15 menit hingga kira-kira matang. Setelah itu, minumlah air rebusan tersebut beberapa sendok dalam sehari.

Bisa Pulih Total dalam 2 Minggu

Dokter Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Eva Lestari mengatakan jika saran pengobatan dari dokter dijalani secara benar, biasanya gejala demam berdarah akan mulai menunjukkan tanda-tanda pulih dalam waktu 3-5 hari.

"DBD bisa sembuh total dalam waktu kurang dari dua minggu. Namun kondisi daya tahan tubuh yang menurun dan tingginya tingkat paparan di suatu tempat dengan epidemiologi DBD, merupakan faktor risiko seseorang bisa kembali terkena virus DBD," katanya.

Umumnya, seseorang yang sudah terserang DBD memiliki tingkat toleransi yang lebih baik dibanding mereka yang belum terjangkit.

"Alasannya, tubuh secara alami akan memproduksi antibodi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berguna untuk melawan virus tersebut di kemudian hari apabila kembali terpapar. Tapi sayangnya, virus Dengue cukup unik. Mereka terbagi menjadi 4 serotypes (jenis), yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved