Breaking News:

Aset Perusahaan Tambang Timah di Bangka Tengah Milik Keponakan Prabowo Subianto Dibakar Warga

Aset Perusahaan Tambang Timah di Bangka Tengah Milik Keponakan Prabowo Subianto Dibakar Warga

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
ist
Para penambang di Desa Penyak saat melakukan Aksi Demo, Selasa (11/1/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perusahaan tambang yang dipimpin keponakan Prabowo Subianto, di Kabupaten Bangka Tengah, berkonflik dengan warga. Pembakaran dilakukan pada aset perusahaan yang terletak di Bangka Tengah.

Beredar video aksi demo masyarakat penyak, Kecamatan Koba, Bangka Tengah terhadap salah satu perusahan yang berujung ricuh, Selasa (11/1/202).

Aksi demo tersebut dilakukan sejumlah penambang, dimana dalam aksi tersebut terjadi pembakaran pos perusahaan yang diduga terjadi di kawasan kantor PT. MSP.

Kepala Desa Penyak, Sapawi membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, aksi yang dilakukan masyarakat spontan dilakukan, mengingat kurangnya kontribusi pihak perusahaan terhadap masyarakat di Desa dan menuntut agar PT MSP angkat kaki dari desanya.

"Ya memang benar ada aksi demo yang dilakukan warga di PT. MSP. Kalau masyarakat sudah melakukan aksi spontan tersebut, ya memang ada pemicunya. Dimana ada beberapa masalah yang sudah lama terjadi,  mulai dari masalah harga timah, masalah jalan, masalah retribusi, dan lainnya," jelas Sapawi.

"Untuk pembakaran ini terjadi secara spontan. Mungkin memang masyarakat sudah geram. Tetapi untuk keterangan lebih jelasnya, hari ini  kita akan audiensi juga di kantor Bupati Bangka Tengah," katanya.

Dikatakan Sapawi, saat ini kondisi masyarakat di desa pun sudah kondusif dan tidak ada hal-hal yang memicu kericuhan.

"Untuk kondisi desa kita malam malam tadi sudah biasa saja, kondusif seperti tidak ada apa-apa. Memang aksi yang dilakukan masyarakat kemarin karena geram dengan pihak perusahaan, kalau tidak ada pemicunya, tidak akan ada aksi demo," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam audiensi yang akan dilakukan hari ini bersama Bupati turut langsung di undang tokoh masyarakat, tokoh agama, kolektor, dan pihak perusahaan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved