Sabtu, 9 Mei 2026

Tribunners

Mengubah Paradigma Pengajaran Menjadi Paradigma Pembelajaran

Hal terpenting, sebagai praktisi pendidikan, mari kita berubah, bersedia berubah, tidak ada kata terlambat

Tayang:
Editor: suhendri
ISTIMEWA
Nilawati 

Karena itu pendidikan hendaknya diorientasikan pada bagaimana seorang peserta didik di masa depannya bisa tumbuh dan berkembang sebagai pribadi yang mandiri, memiliki harga diri, dan tidak sekadar memiliki materi. Paradigma pendidikan tersebut di atas bila disimpulkan akan diperoleh kata kunci berupa "learning how to learn" (belajar bagaimana belajar).

Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik yang bersifat pemenuhan aspek kognitif saja, melainkan juga berorientasi pada bagaimana seorang peserta didik bisa belajar dari lingkungan, dari pengalaman dan kehebatan orang lain, dari kekayaan dan luasnya hamparan alam sehingga mereka bisa mengembangkan sikap kreatif dan daya berpikir imajinatif.

Oleh karena itu, kita harus melakukan banyak perubahan, mengubah paradigma guru soal pendidikan dan pengajaran. Tak hanya itu, perubahan juga dilakukan dalam hal pendekatan (metode) mengajar guru dengan melaksanakan pembelajaran berpusat pada siswa, mengupayakan optimalisasi proses berpikir siswa sehingga setiap proses pembelajaran memacu kreativitas serta memiliki makna belajar bagi guru maupun siswa.

Bukankah ulat dan kepompong yang jelek dimungkinkan berubah menjadi kupu-kupu yang cantik? Bukankah pasir yang melukai kerang dapat diubah menjadi mutiara yang indah? Semua itu mungkin, meski tidak mudah, apalagi seketika. Hal terpenting, sebagai praktisi pendidikan, mari kita berubah, bersedia berubah, tidak ada kata terlambat. Segala perubahan harus dimulai dari diri sendiri. (*)

Sumber: bangkapos
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved