Kamis, 30 April 2026

Kecewakan Petani, Harga Sawit Masih Murah

Harga Sawit Masih Kecewakan PetaniTidak menentunya kondisi harga TBS sawit ini bukanlah hal yang pertama dirasakan oleh kalangan petani sawit Abdya ..

Tayang:
Tribunnews
Ilustrasi ekspor CPO - Buah Sawit 

BANGKAPOS.COM -- Pasca dibukanya kran ekspor CPO dan turunannya mulai, Senin (23/5/2022), harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) masih belum mengembirakan petani

Padahal, Presiden Jokowi telah mencabut larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO), namun hingga saat ini harga komoditas perkebunan andalan masyarakat Abdya itu tetap bertahan dengan harga rendah sekitar Rp 1.500 per kg di tingkat agen pengepul. 

Salah seorang petani sawit di kawasan Kecamatan Babahrot, Syahril mengatakan, harga sawit saat ini berkisar antara Rp 1.500-1.600 per kg.

Kondisi harga tersebut akan terus berubah, bahkan sebelumnya bisa mencapai harga puncak yaitu Rp 3.100.

Sayangnya, harga tersebut tidak bertahan lama.

Baca juga: Ekspor CPO Belum Bisa Dilakukan, Harga TBS Kelapa Sawit Masih Murah

Baca juga: Besok Jenazah Eril Tiba di Indonesia, Ridwan Kamil: Si Anak Sholeh Akhirnya Kembali Pulang

Baca juga: Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan Dihapus Juli 2022, Bayar Iurannya Menyesuaikan Gaji

Baca juga: 6 Doa Dahsyat yang Dapat Dipanjatkan Setelah Salat Subuh agar Rejeki Berlimpah

Baca juga: Bima Arya, Wali Kota Bogor yang Ditodong Molen saat Berada di Pangkalpinang: Luar Biasa Keren

“Tidak menentunya kondisi harga TBS sawit ini bukanlah hal yang pertama dirasakan oleh kalangan petani sawit Abdya,” ujar Syahril.

Turun naiknya harga tersebut memang telah kerap terjadi.

Di lain sisi petani sawit semakin dirugikan akibat tidak normalnya harga sawit.

Ia mengaku kondisi tersebut jelas tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan para petani untuk perawatan dan pemeliharaan tanaman.

“Sebab, tidak sedikit biaya yang dikucurkan para petani guna menghasilkan TBS sawit yang berkualitas, mulai dari pembersihan, perawatan, pemupukan, pemangkasan dan memanen,” paparnya.

Harga TBS sawit sudah sekian lama berada di posisi yang tidak normal.

Hingga saat ini belum juga menampakkan tanda-tanda akan adanya perubahan harga seperti sediakala.

Menurutnya, para petani tidak mungkin mempertahankan ratusan ton sawit untuk disimpan sambil menunggu harga kembali stabil, sebab TBS akan membusuk dan juga akan mengarah pada kerugian yang lebih besar.

Baca juga: AWAS, Suami Mulai Genit Jika Masuk Usia Ini, Penampilan Seperti Anak Muda Lagi Kata dr Aisah Dahlan

Baca juga: Pengakuan Luna Maya, Kehilangan Pekerjaan sampai Alami Gangguan Mental Akibat Videonya dengan Ariel

Baca juga: Bukan Setiap Hari, Ini Frekuensi Terbaik Berhubungan Biologis dalam Seminggu Sesuai Usia

Baca juga: INILAH Bacaan Doa yang Dapat Mendatangkan Harta Sebumi Ilmu Selangit, Selalu Diamalkan Nabi Muhammad

Baca juga: 5 Bacaan Doa Agar Terlihat Cantik dan Bercahaya, Aura Wajah Terpancar Setiap Hari

“Maka terpaksa kami menjual TBS sawit kepada para agen pengepul meskipun dengan harga terendah.

Ada juga sejumlah petani lainnya yang mulai enggan memanen sawit, bahkan membiarkan tanaman sawit dengan kondisi siap panen begitu saja,” ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved