Breaking News:

Senjata

Kisah Dibalik F-35, Pesawat Tempur Siluman Canggih Andalan AS yang Rupanya Turunan Pesawat Rusia Ini

Jet tempur siluman F-35, baik pesawat dan desainnya merupakan turunan langsung dari proyek bekas Uni Soviet yang

Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
Wikipedia
Jet tempur canggih F-35 buatan Lockheed Martin, AS. 

Dan di sinilah raksasa pertahanan AS Lockheed Martin masuk, menuangkan miliaran dolar ke dalam program tersebut.

Sebuah kesepakatan ditandatangani antara keduanya pada tahun 1991, yang tidak dipublikasikan sampai tahun 1995.

Fakta bahwa Yak-141 tidak pernah memasuki produksi serial meskipun ada infus Lockheed, berarti minatnya yang sebenarnya semata-mata untuk data pengujian penting dari pengembangan dan penerbangan – untuk memahami 'tahu mengapa' di balik teknologi.

Dokumen tahun 1993 dari Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) ini mengakui bagaimana akses ke teknologi VTOL Soviet sangat penting bagi Amerika Serikat: “Perangkat keras militer yang dulunya sangat rahasia dan dasar untuk perencanaan pertahanan kami sekarang dipasarkan secara terbuka di pameran udara di seluruh dunia…Lingkungan ini mengizinkan kunjungan ke Biro Desain Yakovlev (YAK) untuk penilaian teknologi lepas landas dan mendarat vertikal/pendek (VSTOL). Yakovlev adalah satu-satunya Biro Desain FSU dengan pengalaman dalam pesawat VSTOL dan telah mengembangkan dua contoh terbang, YAK-38 'Forger' dan YAK-141′ Freestyle'.”

F-35, yang lahir dari Yak-141, kemungkinan akan menjadi ujung tombak dalam setiap operasi tempur melawan Rusia atau China.

Sejarah hanya berulang 20 tahun kemudian ketika J-20 China terungkap telah banyak kemiripan dari F-35 melalui spionase dan peretasan dunia maya.

Digunakan Tetangga Indonesia

F-35
F-35 (f35.com)

Mantan KSAU 2002-2005 dan Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia" Chappy Hakim sempat mengulas mengenai jet tempur andalan Amerika Serikat Ini.

Jet tempur F-35 adalah pesawat terbang buatan pabrik pesawat terbang Amerika Serikat Lockheed Martin.

Pesawat bermesin tunggal segala cuaca dari jenis multirole combat aircraft itu biasa disebut sebagai F-35 Lightning II.

Yang menjadi istimewa dari F-35 ini adalah dapat digunakan untuk perang udara (air to air) dan sekaligus untuk menyerang sasaran di daratan (air to ground).

Pertama kali terbang di tahun 2006 dan kini sudah digunakan oleh antara lain Angkatan Udara, Korps Marinir, dan Angkatan Laut Amerika Serikat.

Di luar Amerika diketahui Angkatan Udara Australia yang sudah mengopersaikan pesawat F-35 itu di samping tentu saja negara-negara sekutu dekat AS.

Sampai dengan Desember 2021 pesawat F-35 sudah diproduksi lebih dari 700 unit.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved