Rekrutmen PPPK Dibuka Minggu Ketiga September 2022, Tenaga Guru dan Nakes Diprioritaskan
Kebijakan pemerintah pada tahun 2023 nanti akan menghapuskan tenaga kontrak atau honorer.
Penulis: Nurhayati CC | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM -- Kebijakan pemerintah pada tahun 2023 nanti akan menghapuskan tenaga kontrak atau honorer.
Pemerintah Daerah (Pemda) diminta untuk memperbarui data honorer paling lambat 30 September 2022.
Pejabat Pembina Kepegawaian harus melakukan pendataan semua honorer, baik guru, honorer K2, non-K2, nakes, penyuluh, tenaga admin, dan tenaga teknis lainnya.
Untuk itu pemerintah akan membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022.
Namun seleksi PPK ini diprioritaskan untuk pengadaan tenaga guru dan kesehatan.
Pemerintah akan merekrut sebanyak 530.028 aparatur sipil negara (ASN) nasional tahun 2022.
Data per 6 September 2022 yang dirilis Kementerian PANRB ini merupakan total dari penetapan kebutuhan untuk instansi pusat sebanyak 90.690 dan instansi daerah sebanyak 439.338.
Baca juga: Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Bangka Selatan Tertinggi : Uangnya Untuk Berfoya-foya
Baca juga: Bangka Belitung Perlu 18 Ribu Lampu Untuk Terangi Jalan, Segini Dana yang Dibutuhkan
Kebutuhan daerah terinci sebanyak 319.716 PPPK Guru, 92.014 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 27.608 PPPK Tenaga Teknis.
Kemenpan RB telah menetapkan jadwal seleksi CASN 2022 pada minggu ketiga September 2022.
Penerimaan CASN 2022 tersebut hanya untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
Pemerintah memprioritaskan pengadaan ASN tahun ini untuk pelayanan dasar, yaitu guru dan kesehatan, tetapi tidak mengesampingkan jabatan lainnya.
Prioritas ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang fokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyebutkan, salah satu prioritas pemerintah saat ini adalah pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kesehatan secara nasional.
"Arah kebijakan pengadaan ASN tahun 2022 adalah fokus pada pelayanan dasar yaitu guru dan tenaga kesehatan, yang sangat berkaitan erat dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sesuai prioritas Presiden Joko Widodo," jelas Anas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2022, di Jakarta, Selasa (13/9/2022).
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen, menjelaskan tes ini tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220202-ilustrasi-gaji-pns-atau-pppk-kalau-nanti-honorer-diangkat.jpg)