Rabu, 6 Mei 2026

Imlek 2023

10 Makanan Khas Imlek dan Makna Simbolisnya, Favoritmu yang Mana?

Makanan disajikan selama festival 16 hari, terutama pada makan malam Tahun Baru Imlek yang diyakini membawa keberuntungan untuk kehidupan selanjutnya.

Tayang:
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Ardhina Trisila Sakti
(KOMPAS/RADITYA HELABUMI)
Kue khas tahun baru Imlek, kue keranjang 

Meskipun begitu, di daerah lain kepala dan ekor ikan tidak boleh dimakan sampai awal tahun, yang mengungkapkan harapan bahwa tahun akan dimulai dan diakhiri dengan surplus.

Ikan kukus adalah salah satu resep Tahun Baru Cina yang paling terkenal. Ikan apa yang harus dipilih untuk makan malam Tahun Baru didasarkan pada homofonik yang menguntungkan.

Ikan mas Crucian: Karena karakter pertama 'ikan mas crucian' ( jìyú /jee-yoo/) terdengar seperti kata Cina (jí /jee/ 'keberuntungan'), makan ikan mas crucian dianggap membawa keberuntungan untuk selanjutnya tahun.

Ikan mas lumpur Cina: Bagian pertama dari bahasa Cina untuk "ikan lumpur" (lǐyú /lee-yoo/) diucapkan seperti kata untuk hadiah (礼 lǐ /lee/). Jadi orang Tionghoa berpikir memakan ikan 

Lele: Bahasa Cina untuk "lele" ( niányú /nyen-yoo/) terdengar seperti (nián yú) yang berarti 'surplus tahun'. Jadi makan lele adalah keinginan untuk surplus di tahun ini.

3. Pangsit (Jiaozi)

20230114 Jiaozi, pangsit China yang kerap dihidangkan saat Imlek
Jiaozi, pangsit China yang kerap dihidangkan saat Imlek

Dengan sejarah lebih dari 1.800 tahun, pangsit ( Jiǎozi /jyaoww-dzrr/) adalah makanan keberuntungan klasik untuk Tahun Baru Imlek terutama di Tiongkok Utara.

Pangsit Cina dapat dibuat menyerupai batangan perak Cina. Legenda mengatakan bahwa semakin banyak pangsit yang Anda makan selama perayaan Tahun Baru, semakin banyak uang yang dapat Anda hasilkan di Tahun Baru.

Pangsit umumnya terdiri dari daging cincang dan sayuran cincang halus yang dibungkus dengan adonan kulit yang tipis dan elastis. 

Tambalan yang populer adalah daging babi cincang, udang potong dadu, ikan, ayam giling, daging sapi, dan sayuran. 

Mereka bisa dimasak dengan cara direbus, dikukus, digoreng atau dipanggang.

3. Ayam Utuh (Ji)

Ayam adalah homofon untuk ji (yang berarti 'keberuntungan' dan 'kemakmuran').

Ayam biasanya disajikan utuh - termasuk kepala dan kaki - untuk melambangkan 'kesatuan' dan 'keutuhan', sekaligus menandakan 'awal dan akhir yang baik' untuk tahun ini.

Ayam biasanya direbus atau dipanggang untuk hidangan reuni dengan bahan sederhana seperti jahe atau kedelai. 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved