Minggu, 12 April 2026

Idul Fitri 2024

Kisah Baju Lebaran Cucu Nabi Muhammad SAW, Hasan dan Husain, Langsung Diantar Malaikat Ridwan

Pakaian bersih yang dipakai umat Islam saat lebaran Idul Fitri merupakan tanda dari manusia yang suci atau bersih dari dosa setelah berpuasa penuh...

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Teddy Malaka
tribun
Kisah Baju Lebaran Cucu Nabi Muhammad SAW, Hasan dan Husain, Langsung Diantar Malaikat Ridwan 

BANGKAPOS.COM -- Di Indonesia, tradisi menggunakan baju baru setiap hari lebaran Idul Fitri bak sudah menjadi suatu kewajiban.

Menggunakan baju baru di hari lebaran Idul Fitri merupakan suatu simbol kesucian.

Pakaian bersih yang dipakai umat Islam saat lebaran Idul Fitri merupakan tanda dari manusia yang suci atau bersih dari dosa setelah berpuasa penuh di bulan Ramadhan.

Lantas bagaimana sejarah baju lebaran sendiri?

Dilansir dari KOMPASTV, tradisi membeli baju baru menjelang Lebaran resmi tercatat muncul sejak abad ke-16 sebelum Tanah Air bernama Indonesia.

Tradisi baju baru saat Idul Fitri tertulis dalam buku Sejarah Nasional Indonesia karya Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto.

Buku tersebut menjelaskan bahwa tradisi ini sudah dimulai sejak tahun 1596 di masa Kesultanan Banten.

Semasa itu, menjelang Idul Fitri, mayoritas Muslim di Kerajaan Banten sibuk menyiapkan baju baru.

Bedanya, saat itu hanya kalangan kerajaan saja yang bisa membeli pakaian bagus untuk Idul Fitri.

Mayoritas rakyat biasa masih menjahit baju mereka sendiri.

Tradisi serupa juga ditemui di Kerajaan Mataram Islam.

Masyarakat yang tinggal di Yogyakarta ini ramai mencari baju baru, dengan cara membeli atau menjahit sendiri, untuk merayakan berakhirnya Ramadhan.

Sementara itu, tradisi beli baju baru tetap ada semasa penjajahan kolonial.

Penasihat Urusan Pribumi untuk Pemerintah Kolonial, Snouck Hurgronje mencatatkan tradisi beli baju baru untuk Lebaran dalam bukunya berjudul Nasihat-Nasihat Snouck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya kepada Pemerintah Hindia Belanda 1889–1936 Jilid IV.

“Di mana-mana perayaan pesta ini disertai hidangan makan khusus, saling bertandang yang dilakukan oleh kaum kerabat dan kenalan,"

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved