Senin, 4 Mei 2026

Kurs Rupiah

Rupiah Terus Melemah, Diprediksi Tembus Rp16.500 per Dollar AS

Pelemahan rupiah sebagai dampak dari kebijakan PBoC melakukan fixing rate terlemah sejak November 2023.

Tayang:
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: fitriadi
THINKSTOCKS
Ilustrasi rupiah dan dollar AS 

"Pelemahan rupiah akan cukup dalam bisa menembus 18.000-19.400 per dollar AS karena kenaikan utang memicu pelebaran DSR," ucap dia.

Sebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah terhadap dollar AS melemah 0,87 persen ke level Rp 16.412 pada Jumat (14/6/2024). Ini menjadi posisi terlemah rupiah sejak April 2020.

Sementara itu Departemen Komunikasi, Bank Indonesia, Erwin Haryono dalam siaran persnya pada 14 Juni 2024 lalu mengabarkan kondisi utang luar negeri Indonesaia saat ini.

Dalam rilisnya, ia menyatakan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada April 2024 menurun.

Posisi ULN Indonesia pada April 2024 tercatat sebesar 398,3 miliar dolar AS, turun dibandingkan dengan posisi ULN pada Maret 2024 yang sebesar 404,8 miliar dolar AS.

Secara tahunan, ULN Indonesia mencatat kontraksi pertumbuhan sebesar 1,5 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 0,2 persen (yoy) pada Maret 2024. Penurunan tersebut bersumber dari ULN sektor publik dan swasta.    

ULN pemerintah melanjutkan tren penurunan. Posisi ULN pemerintah pada April 2024 tercatat sebesar 189,1 miliar dolar AS, turun dibandingkan dengan posisi pada bulan Maret 2024 sebesar 192,2 miliar dolar AS. Secara tahunan, ULN pemerintah mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,6 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi 0,9 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.(KONTAN/Kompas.com)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved