Semarak Tahun Baru Islam, Mahasiswa KKN dan Masyarakat Hidupkan Tradisi Pawai Obor di Penyampak

Pawai obor yang dimulai dari gerbang masuk Desa Penyampak, mengantarkan cahaya obor yang berkilauan menelusuri jalan-jalan utama desa. Lantunan ...

Semarak Tahun Baru Islam, Mahasiswa KKN dan Masyarakat Hidupkan Tradisi Pawai Obor di Penyampak - 20240717-Keseruan-anak-anak-hingga-remaja-dalam.jpg
Istimewa
Keseruan anak-anak hingga remaja dalam mengikuti pawai obor di desa Penyampak pada Selasa malam (16/07/2024)
Semarak Tahun Baru Islam, Mahasiswa KKN dan Masyarakat Hidupkan Tradisi Pawai Obor di Penyampak - 20240717-Suasana-yang-meriah-dari-masyarakat-desa-Penyampak.jpg
Istimewa
Suasana yang meriah dari masyarakat desa Penyampak dalam mengikuti pawai obor dalam memeriahkan menyambut Tahun baru islam pada selasa malam (16/07/2024)
Semarak Tahun Baru Islam, Mahasiswa KKN dan Masyarakat Hidupkan Tradisi Pawai Obor di Penyampak - 20240717-Kepala-desa-Penyampak-berfoto-Bersama.jpg
Istimewa
Kepala desa Penyampak berfoto bersama dengan anak-anak yang mengikuti pawai obor di Desa Penyampak.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), dalam menyambut Tahun Baru Islam 1446 H.

Hal ini terlihat dari pawai obor yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN IAIN SAS BABEL Kelompok 1 pada Selasa (16/7/2024) malam.

Ratusan warga desa, tua muda, laki-laki dan perempuan, berbondong-bondong mengikuti pawai obor yang menunjukkan semangat baru dan harapan di tahun yang baru.

Pawai obor yang dimulai dari gerbang masuk Desa Penyampak, mengantarkan cahaya obor yang berkilauan menelusuri jalan-jalan utama desa. Lantunan shalawat dan takbir yang dilantunkan oleh warga bersama-sama, semakin menambah semarak suasana.

"Pawai obor ini menjadi momen spesial bagi kami bersama warga Desa Penyampak dalam menyambut Tahun Baru Islam. Kami berharap acara ini dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di desa ini," ungkap Koordinator Mahasiswa KKN IAIN SAS BABEL Kelompok 1, Simon Inzaghi.

Inzaghi juga menambahkan, selain memeriahkan Tahun Baru Islam, pawai obor juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan warga desa.

"Kami ingin menjalin hubungan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat selama kami berada di sini," ucap Inzaghi.

Meskipun tanpa bantuan dari pemerintah daerah, semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat menjadikan pawai obor ini sukses dan meriah. Diharapkan, kedepan acara seperti ini bisa menyentuh hati pemerintah daerah untuk membantu menyukseskan acara pawai obor bersama-sama, sehingga tradisi ini dapat terus dijaga dan dilestarikan.

Kepala Desa Penyampak, Doni, S.H mengungkapkan, apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan pawai obor yang diprakarsai oleh Mahasiswa KKN.

"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN. Pawai obor ini tidak hanya menghibur warga, tetapi juga semakin mempererat hubungan baik antara mahasiswa dengan masyarakat desa, khususnya dalam menyambut Tahun Baru Islam" ungkapnya.

“Harapannya adalah dengan adanya Pawai obor ini yang menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan program kegiatan yang bermanfaat, tetapi juga mampu beradaptasi dan bersinergi dengan masyarakat desa” ucap Doni seraya mengucapkan kehangatan dan kebersamaan yang sangat terasa dari masyarakat desa penyampak yang ramah dan penuh semangat. Selamat Tahun Baru Islam 1446 H. (*/E5)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved