Jamaah Islamiyah Bubar
Ini Alasan Jamaah Islamiyah Bangka Belitung Resmi Bubar
JI Babel telah menyatakan bubar, bersamaan dengan JI di daerah lain yang telah resmi membubarkan diri dan kembali ke NKRI
Penulis: Adi Saputra | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jamaah Islamiyah (JI) Bangka Belitung (Babel) resmi bubar dengan mendeklarasikan diri dan menbacakan ikrar secara bersama-sama, Senin (12/08/2024).
JI Babel telah menyatakan bubar, bersamaan dengan JI di daerah lain yang telah resmi membubarkan diri dan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Saya lihat mereka (JI) untuk di Babel ini hanya sebagai mantan anggota JI dan orang-orang termuka, yang berpendidikan dan para pendakwah karena hanya satu orang yang levelnya dibawah," ungkap ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Mustaqim Safar, Rabu (14/08/2024).
Lebih lanjut dirinya menyebutkan, deklarasi dilaksanakan berupa menyampaikan beberapa ikrar yang dibacakan bersama-sama oleh JI Babel yang menyatakan siap bubar.
"Mereka (JI) sudah menyatakan bubar, kembali ke pangkuan NKRI dan memaksimalkan potensi mantan anggota untuk mengisi pembangunan Negara," ujarnya.
"Lalu, mereka siap untuk mengoreksi tentang pemahaman-pemahaman yang bersifat berlebihan untuk diarahkan dengan ilmu ke jalan yang benar dan semua sudah siap," kata Mustaqim.
Sebelumnya, sebanyak 30 orang Jamaah Islamiyah (JI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), resmi mendeklarasikan membubarkan diri, Senin (12/08/2023).
"Iya, ini kelanjutan daripada deklarasi yang dilakukan 30 Juni 2024 lalu di Sumba dan seluruh rendem Jamaah Islamiyah diteruskan penjelasannya atau dirapikan," ungkap ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Ustaz Mustakim.
Menurutnya, jamaah dan simpatisan di Provinsi Kepulauan Babel memiliki keterbukaan atau pendidikan yang cukup baik, memanfaatkan ilmu dakwa dengan mengajar di beberapa lembaga pendidikan.
Terutama mendirikan sekolah-sekolah dan banyak jamaah atau simpatisan yang tidak mengetahui, dengan adanya deklarasi Jamaah Islamiyah di Babel menyampaikan beberapa poin dan ikra.
"Deklarasi Jamaah Islamiyah Babel menyatakan resmi membubarkan diri, kembali ke NKRI, memaksimalkan potensi dan membangun prinsip serta sinergi dan siap mengoreksi tentang pemahaman hingga diarahkan ke jalan yang benar," ujarnya.
Selain itu Mustakim juga menyebutkan, Jamaah Islamiyah yang mendeklarasikan di Provinsi Kepulauan Babel tidak banyak tapi ingin kembali ke jalan yang benar dan kembali ke NKRI.
"Sebenarnya di Provinsi Kepulauan Babel tidak banyak, ada 37 orang Jamaah Islamiyah dan mereka bersedia membubarkan diri karena telah bekerjasama atau menjalin komunikasi dengan Densus 88," sebut Mustakim.
Ia juga berharap dengan adanya deklarasi ini, kembali ke jalan yang benar dan sesuai dengan ilmu yang didapatkan terutama mengikuti kejujuran akan terhindar dari berbagai ekstrim atau penyimpangan.
"Mudah-mudahan kejujuran mereka (jamaah) miliki, akan membimbing ke jalan yang benar dengan memanfaatkan ilmu yang didapatkan selama ini," harapnya.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)
| Eks Anggota Jamaah Islamiyah Serahkan Senjata dan Bahan Peledak ke Densus 88 |
|
|---|
| Wawancara Eksklusif Bangka Pos dengan Ketua FKPP Terkait Bubarnya Jamaah Islamiyah Babel |
|
|---|
| Jamaah Islamiyah Babel Deklarasikan Pembubaran, 30 Orang Baca Poin dan Ikrar Deklarasi |
|
|---|
| Ponpes Darusy Syahadah Berubah Setelah Kooperatif dengan Pemerintah |
|
|---|
| Sejarah Panjang Jamaah Islamiyah, dari Abdullah Sungkar Hingga Organisasinya Bubar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240814-Jamaah-Islamiyah-Babel.jpg)