Minggu, 19 April 2026

Pilgub Babel 2024

Cagub Erzaldi Rosman Bertemu Ikatan Keluarga Madura, Dengar Keluhan Pedagang Hewan Ternak

Erzaldi berdialog bersama pelaku usaha asal Madura yang telah menetap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Bangkapos.com/Rifqi Nugroho
Calon Gubernur (Cagub) Bangka Belitung nomor urut 1 Erzaldi Rosman Djohan saat bersilaturahmi dengan Ikatan Keluarga Madura (Ikama) yang ada di wilayah Kota Pangkalpinang, Kamis (7/11/2024) siang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Calon Gubernur (Cagub) Bangka Belitung nomor urut 1, Erzaldi Rosman bertemu Ikatan Keluarga Madura (Ikama) yang ada di Kota Pangkalpinang, Kamis (7/11/2024) siang.

Kedatangan Erzaldi didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Kota Pangkalpinang Bangun Jaya bersama rombongan lain, disuguhkan beberapa makanan khas Madura, khususnya sate.

Usai mendengarkan tausiyah yang disampaikan tokoh kharismatik Pulau Madura KH Imam Buchori Cholil, Erzaldi berdialog bersama pelaku usaha asal Madura yang telah menetap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

20241107 Ikatan Keluarga Madura
Calon Gubernur (Cagub) Bangka Belitung nomor urut 1, Erzaldi Rosman Djohan saat bersilaturahmi dengan Ikatan Keluarga Madura (Ikama) yang ada di wilayah Kota Pangkalpinang, Kamis (7/11/2024) siang

Pada kesempatan itu, Erzaldi mendengarkan keluhan komunitas para pedagang ternak sapi dan kambing untuk menjaga stabilitas harga dan mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah luar.

Mendengar keluhan tersebut, Erzaldi menyampaikan jika sebenarnya hal itu sudah pernah direncanakannya, walaupun sampai saat ini hal itu belum terwujud.

"Jadi kemarin, sejak saya masih Bupati Bangka Tengah sudah ada (rencana pembuatan) pasar sapi itu. Tapi memang ada beberapa kendala, insyaallah lah nanti," ujar Erzaldi.

Menurutnya, usulan soal adanya pasar induk khususnya hewan ternak itu memang harus segera diwujudkan, meskipun terdapat banyak tantangan atau kendala yang harus dilalui.

"Pangkalpinang juga belum ada Pasar Induk, itulah kenapa membuat harga itu (sering) tinggi. Kita harus mandiri mengimpor sapi. Jangan kita ambil dari Lampung terus jual di sini pasti lebih mahal, terlebih lagi pemerintah mau mengadakan impor 1 juta sapi, untuk program ketahanan pangan," tuturnya. (*/w4)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved