Jumat, 17 April 2026

Berita Pangkalpinang

Dorong Transaksi Digital, BI Babel dan Polres Belitung Perkuat Edukasi QRIS

Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Polres Belitung kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas pemahaman digitalisasi

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Hendra
ist.BI Babel
Peserta edukasi BAPAK SIGAP (Bapak-Bapak Siap Mendigitalkan Pengeluaran), yang terdiri dari anggota Polres Belitung dan perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berfoto bersama usai kegiatan edukasi digitalisasi keuangan dan pelindungan konsumen 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tren transaksi digital terus berkembang pesat, termasuk di kalangan aparat penegak hukum.

Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Polres Belitung kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas pemahaman digitalisasi keuangan dengan program edukasi BAPAK SIGAP (Bapak-Bapak Siap Mendigitalkan Pengeluaran).

Melalui program ini, BI Babel menekankan pentingnya transaksi nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang kini semakin masif diterapkan di berbagai sektor, termasuk tempat ibadah.

Salah satu langkah nyata dari upaya ini adalah peresmian QRIS untuk Masjid Darul Muttaqin Polres Belitung pada, 25 Februari 2025 lalu. Dengan QRIS, jamaah kini bisa berdonasi secara digital dengan lebih praktis dan aman.

Deputi Kepala Perwakilan BI Babel, Farid Tamsil, menegaskan bahwa aparat kepolisian berperan penting dalam mendorong literasi digital di tengah masyarakat.

"Program BAPAK SIGAP ini sejalan dengan upaya Bank Indonesia dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai digitalisasi keuangan dan pelindungan konsumen. Selain itu, kegiatan ini juga membantu memperkuat peran aparat penegak hukum dalam menghadapi tantangan era digital," sebut Farid kepada awak media, Rabu (5/3/2025).

Kata Farid, program ini sangat diapresiasi oleh Wakapolres Belitung, Komisaris Polisi (Kompol) Yudha Wicaksono, pihaknya menilai edukasi ini sangat bermanfaat bagi para anggota Polres, terutama Bintara baru, agar mereka lebih siap menghadapi perkembangan teknologi finansial.

Dengan semakin luasnya pemanfaatan QRIS, BI Babel berharap masyarakat Belitung semakin terbiasa dengan ekosistem pembayaran digital. 

"Program edukasi seperti BAPAK SIGAP menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mendorong inklusi keuangan dan melindungi konsumen dari risiko transaksi digital," tambahnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved