Jumat, 10 April 2026

Ramadhan 2025

Perkuat Nilai Keagamaan, SMPN 5 Toboali Terapkan Program One Day One Khatam Qur'an Selama Ramadan

Nurlina mengatakan kegiatan selama bulan Ramadan terasa lebih istimewa bagi seluruh peserta didik di sekolahnya.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Tadarus Al-Qur'an – Beberapa orang peserta didik di SMP Negeri 5 Toboali ketika melakukan tadarus Al-Qur'an, Selasa (11/3/2025). Setiap hari seluruh peserta didik di sekolah itu mampu khatam Al-Qur’an. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Lantunan ayat suci Al-Quran begitu merdu terdengar menggema di setiap ruang kelas di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (11/3/2025) pagi.

Jemari peserta didik terlihat begitu lihai saat menunjuk ayat demi ayat pada Al-Qur’an. Sesekali beberapa anak terlihat mengulang bacaannya, ketika sang guru melakukan koreksi bacaannya.

Di sela-sela membaca Al-Qur'an, para guru pun terlihat turut memberikan ceramah tentang kebaikan-kebaikan selama Ramadan. Dengan harapan mampu menciptakan harmoni spiritual bagi para peserta didik saat bulan suci Ramadan.

Seorang guru SMP N 5 Toboali, Nurlina mengatakan kegiatan selama bulan Ramadan terasa lebih istimewa bagi seluruh peserta didik di sekolahnya.

Hal ini sering penerapan program Ramadan one day one khatam atau satu hari satu khatam Al-Qur’an. Program ini dilakukan rutin setiap tahunnya saat bulan suci Ramadan tiba.

“Kegiatan ini merupakan tahun ketiga dilaksanakan,” kata dia kepada Bangkapos.com.

Nurlina mengungkapkan pihak sekolah berupaya meningkatkan kegiatan keagamaan bagi seluruh peserta didik setiap harinya.

Di antaranya dimulai dengan pelaksanaan salat sunnah Duha sebanyak empat rakaat ketika pagi hari. Dilanjutkan dengan kultum atau kuliah tujuh menit keagamaan yang disampaikan oleh guru bagi peserta didik.

Selain itu, peserta didik akan digilir setiap harinya untuk menyampaikan kultum kepada teman sebayanya. Dengan target mampu menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif dan meningkatkan iman peserta didik.

Dilanjutkan kegiatan tadarus Al-Qur'an bagi seluruh peserta didik yang beragama Islam. Setiap kelas diberikan target untuk menyelesaikan dua juz Al-Qur’an.

“Jadi anak-anak harus khatam.  Jika dihitung-hitung karena di SMP N 5 Toboali ada 17 kelas, satu hari bisa khataman Al-Qur'an dan dilaksanakan setiap hari,” jelas Nurlina.

Sementara itu lanjut dia, khusus peserta didik non-muslim akan diarahkan untuk ke perpustakaan guna meningkatkan literasi. Sedangkan para siswi yang berhalangan mengikuti kegiatan tersebut akan diberikan ruang khusus, sembari diberikan kajian-kajian keagamaan. Apabila semuanya telah selesai maka seluruh peserta didik akan kembali ke kelas dan melanjutkan jam belajar seperti biasa.

Tidak berhenti di sana, ketika waktu salat Zuhur tiba seluruh peserta didik akan diarahkan agar melakukan salat berjemaah.

Ketika jam telah menunjukkan waktu pukul 12.45 Wib barulah mereka dipersilakan untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Namun, pihak sekolah turut menyediakan fasilitas maupun saran dan prasarana pendukung guna meningkatkan spiritualitas peserta didik.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved