Rabu, 6 Mei 2026

Dialog Ruang Tengah Bangka Pos

Dokter Saraf RSUD Soekarno Babel Ungkap Ciri dan Penanganan Terkini Penyakit Stroke

penanganan stroke ini harus dimulai dari menit pertama, ketika pasien itu terkena stroke. Tentu yang harus menyadari dia sendiri a....

Tayang:
Tim Video Bangka Pos
Dokter spesialis saraf RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung, Dr. Imam Irfani, Sp.N,FINA saat hadir dalam Program Dialog Ruang Tengah Bangka Pos yang tayang pada Rabu (22/10/2025) kemarin.  

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penyakit stroke masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dunia. Berdasarkan data global, stroke tercatat sebagai penyebab kecacatan nomor dua di dunia dan penyebab kematian tertinggi kedua setelah penyakit jantung.

Meski memiliki resiko sangat tinggi, saat ini penyakit yang diakibatkan adanya penyambutan ataupun kebocoran dalam pembuluh darah ke otak tersebut bisa diminimalisir melalui penanganan yang tepat.

Dokter spesialis saraf RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung, Dr. Imam Irfani, Sp.N,FINA menyebutkan, kecepatan dalam hal penanganan menjadi salah satu kunci dalam meminimalisir resiko lanjutan pada serangan stroke.

Menurutnya, langkah itu tecermin dari istilah Time is Brain yang mengharuskan penanganan stroke kurang dari 4,5 jam usai gejala pertama terjadi.

Ia juga menerangkan, melalui tata laksana terkini stroke yang ditemukan pada saat ini, bisa mencegah dampak buruk penyakit ini lebih luas lagi.

Hal tersebut dijelaskan oleh Dr. Imam Irfani saat hadir dalam Program Dialog Ruang Tengah Bangka Pos yang tayang pada Rabu (22/10/2025) kemarin.

Berikut kutipan wawancara bersama Dr. Imam Irfani terkair tata laksana terkini penyakit stroke itu:

1. Q: Bicara soal stroke sebenarnya ini kan sudah familiar sekali, tapi apa sebenarnya yang dimaksud tata laksana strok terkini ini?
A: Memang saat ini kami terus melakukan kampanye tata laksana stroke terikini pada masyarakat. Jadi zaman dulu kan penanganan stroke kan masih sangat konservatif, misalnya ada kasus stroke, masuk rumah sakit, kemudain dilaukan fisioterapi, kemudian pulang. Tapi kalau sekarang ada yang namanya terapi trombolisis pada stroke akut yang on set nya di bawah 4 setengah jam. Trombolisis ini adalah suatu tata laksana pada stroke yang kejadiannya di bawah 4 jam, khusus pada stroke sumbatan. Jadi ini khusus untuk menjebol, membokar sumbatan tersebut melalui obat pengencer darah, sehingga aliran darah ke otak kembali normal.

2. Q: Jadi ini merupakan prosedur awal pada pendertia stroke ya?
A: Iya, kemudian tata laksana terkini itu ada yang namanya Trombektomi, atau mengambil sumbatan tadi tapi tidak dengan obat, tapi di sedot lewat pembuluh darah atau ditarik melalui tindakan di ruang katerisasi. Itu juga dilakukan pada jenis stroke sumbatan, khususnya pada stroke di pembuluh darah besar, jadi kalau sumbatan tadi tidak berhasil di jebol melalui Trombolisis, tindakan selanjutnya adalah Trombektomi. Tapi ini juga tergantung dengan waktu, karena pengobatan stroke ini kan sebenarnya time is brain. Jadi ketika stroke itu tidak segera ditatalaksana lebih dari 1 juta sel otak itu akan mati, karena sumbatan tadi. Untuk itu memang harus segera dilakukan penanganan, kalau sudah mati semua sel itu, tidak bisa ditangani.

3. Q: Tapi sebelum berlanjut, bisa dijelaskan dulu stroke ini identik dengan menyerang ke otak?
A: Jadi definisi stroke ini adalah suatu gangguan akibat dari gagalnya aliran darah ke otak secara tiba-tiba yang membuat rusaknya sel saraf. Tapi gangguan sel darah ke otak itu ada dua macam, bisa sumbatan ataupun pembuluh darah yang bocor.

4. Q: Tapi apakah sama penyebab dari sumbatan ataupun kebocoran pembuluh darah itu?
A: Kita mengenal adanya faktor tradisional penyebab stroke, yang paling tinggi adalah tekanan darah tinggi. Ini bisa menyebabkan stroke sumbatan ataupun pendarahan, tergantung proses di pembuluh darah. Dia bisa membuat dinding pembuluh darah itu rusak sehingga ada penebalan yang kemudian menyumbat ataupun pembuluh darah itu melar atau menipis sehingga mengakibatkan kebocoran. Penyebab yang lain, itu bisa diabetes, merokok, obesitas, kolesterol tinggi, aktivitas fisik yang jarang, itu bisa menjadi penyebab. Kadang orang zaman sekarang kan, istilahnya mageran itu bisa jadi penyebab.

5. Q: Apa yang harus dilakukan orang sekitar ketika ada yang terkena serangan stroke tiba-tiba?
A: Jadi penanganan stroke ini harus dimulai dari menit pertama, ketika pasien itu terkena stroke. Tentu yang harus menyadari dia sendiri atau keluarga, ini yang terus dikampanyekan oleh Kementerian Kesehatan. Ada yang namanya tagline Segera Ke RS, itu memiliki arti senyum tidak simetris, kemudian gerak separuh badan yang lemah. Sekarang ra, itu bicara yang tiba-tiba tidak nyambung ataupun malah tidak bisa sama sekali. Kemudian keempat yakni kesemutan separuh badan, jadi hanya setengah saja. Kelima ada rabun tiba-tiba, selanjutnya ada sakit kepala hebat secara mendadak, itu merupakan tanda awal sehingga harus segera mencari pertolongan. Mencari pertolongan kemana, tentu ke Rumah Sakit, karana kalau di Puskesmas tata laksana stroke itu belum bisa, jadi kita terus memgkampanyekan ini karena ini adalah kegawatan, harus segera ditangani, tidak boleh terlambat.

6. Q: Dari macam penyebab tadi, untuk kasus stroke di Bangka Belitung sendiri terjadi di usai berapa?
A: Usia itu bervariasi untuk sekarang, kemarin ada pasien yang bukan kelainan dari lahir, tapi dari pola hidup itu di usia 31 tahun. Dia ternyata obesitas, istirahat kurang mungkin dengan bermain game online, yang tidur jam 3 pagi bangun jam 6 pagi, ditambah pola makan yang banyak cepat saji. Itu mempercepat pembentukan degenerasi di pembuluh darah, dia gejalanya waktu itu kesemutan separuh badan dan agak lemah, karena tidak paham baru datang ke Rumah Sakit di hari kedua. Kita tangani dengan pengecekan menyeluruh, gula darah, nutrisi semuanya.

7. Q: Kalau lebih spesifik, apa jenis makanan yang harus dihindari untuk menjauhi reseki stroke?
A: Kalau makan itu sebenarnya asal seimbang saja, kemudian banyak makan yang berserat, komposisi protein, karbohidrat sesuai kebutuhan kalori. Kalau memang harus dihindari mungkin makanan gorengan yang minyaknya sudah berkali-kali di pakai. Makan berat idealnya 4 jam sebelum tidur, intinya makan yang seimbang bukan yang cepat saji. Kemudian stres juga harus dikelola, olahraga juga harus dilakukan minimal 150 menit dalam satu minggu, kalau lebih banyak lebih bagus, asal seimbang tadi.

8. Q: Ketika seseorang terkena stroke, bisa sembuh atau tidak?
A: Kalau bisa sembuh normal lagi atau tidak, kembali soal tingkat pembuluh darah yang kena tadi. Kalau misal pembuluh darah yang kena hanya kecil, dia bisa recovery sempurna. Tapi walaupun kecil tapi pada bagian tempat yang untuk memerintahkan gerak, itu mungkin bisa membuat lemah terus, makanya kalau dibawanya 4,5 jam, bisa diminimalisir. Karena tentu banyak sel yang mati tadi, tidak bisa dipulihkan kalau itu. 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved