Maraton Intelektual Dibalik Layar Laptop, Kisah Mahasiswa Unmuh Babel Menjemput Emas
Wulan tidak hanya membawa pulang satu, tapi empat penghargaan sekaligus dalam bidang yang beragam
Penulis: Adi Saputra | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Riuh rendah penonton tidak terdengar, lampu sorot panggung pun tak tampak. Yang ada hanyalah sebuah laptop yang menyala, deru napas yang teratur dan angka digital di pojok layar yang terus berhitung mundur.
Bagi Wulan Mai Sendi, Sabtu (26/4/2026) kemarin. Bukan sekadar akhir pekan biasa, melainkan sebuah maraton intelektual yang menguji batas kemampuannya.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung (Babel) ini, harus berhadapan dengan empat kompetisi sekaligus dalam satu hari.
Digelar secara daring oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (Puskanas), Wulan "bertarung" sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Jeda waktu yang ia miliki sangat sempit, nyaris tak cukup untuk sekadar meluruskan punggung yang sebelum jemarinya kembali menari di atas papan tik.
Berawal dari rasa penasaran, gadis kelahiran Bangka Selatan, (30/5 2007) ini mengaku perjalanannya bermula dari niat yang sederhana.
"Awalnya, aku ikut lomba itu cuma karena penasaran dan pengen mencoba kemampuan diri sendiri," kata Wulan, Selasa (5/5/2026).
Namun, baginya mencoba bukan berarti setengah hati. Sebagai penerima beasiswa KIP, ada tanggung jawab moral yang ia panggul, di tengah rutinitas kuliah yang padat dan menyisipkan waktu untuk belajar hal-hal baru dan lelah adalah kawan akrab, namun konsistensi adalah senjatanya.
"Walaupun kadang capek, aku selalu memanfaatkan kesempatan untuk belajar hal baru. Dari proses itu, hasilnya pelan-pelan mulai terlihat," ucapnya.
Pesta medali di sore yang sunyi setelah melewati hari yang melelahkan itu, kejutan besar datang dua hari kemudian.
Tepat Selasa (28/4/2026) kemarin pukul 14.00 WIB, pengumuman hasil lomba muncul di layar. Hasilnya melampaui segala ekspektasi yang pernah ia bayangkan.
Wulan tidak hanya membawa pulang satu, tapi empat penghargaan sekaligus dalam bidang yang beragam seperti Medali Emas di bidang Matematika, Medali Emas di bidang Ekonomi, Medali Perak di bidang Bahasa Indonesia, Medali Perunggu di Bidang Akuntansi.
"Perasaannya senang banget karena baru kali ini dapat medali emas. Awalnya berharap medali perunggu saja sudah senang," ujarnya.
Rasa penuh syukur, keberhasilan ini membuktikan bahwa latar belakangnya sebagai mahasiswa Matematika tidak membatasi dirinya untuk bersinar di bidang sosial dan ekonomi.
Keberhasilan Wulan segera disambut hangat oleh pihak universitas. Kepala Program Studi Pendidikan Matematika, Putri Cahyani Agustine, M.Pd., melihat pencapaian Wulan sebagai bukti nyata bahwa batasan disiplin ilmu bisa ditembus dengan kerja keras.
"Prestasi lintas bidang ini menunjukkan, bahwa mahasiswa memiliki peluang besar untuk berkontribusi di berbagai disiplin ilmu," kata dia.
| Menteri Haji dan Umrah RI Lepas Kloter 9, Jemaah Bangka Belitung Terakhir Berangkat dari Palembang |
|
|---|
| TPT Babel Turun Jadi 4,15 Persen, Penyerapan Tenaga Kerja Kian Membaik |
|
|---|
| Video: Naik Motor, Gubernur Hidayat Arsani Sidak Dinkes Babel, Ajak Pegawai Sarapan Bersama |
|
|---|
| Ilusi Plea Bargain di Balik Vonis Ringan Kasus Korupsi BWS Babel |
|
|---|
| BKPSDMD Babel Siapkan Sistem Deteksi Dini Perilaku ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260505-Wulan-Mai-Sendi.jpg)