Rahasia Penggemukan Limosin di Babel
Di Manggar Sepi Pesanan Jelang Idul Adha, 8 Sapi Bali Nadi Belum Terjual
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, suasana pasar hewan kurban di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, terpantau belum ramai pembeli.
“Sapi untuk tahun ini baru ada delapan ekor dan sampai sekarang belum ada yang laku terjual sama sekali. Kalau untuk kambing jawa ada sekitar 60 ekor, dan alhamdulillah baru keluar sekitar 10 ekor,” katanya.
Padahal, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada periode seperti sekarang biasanya sudah banyak pelanggan yang melakukan pemesanan hewan kurban.
Meski penjualan menurun, Nadi tetap mempertahankan harga jual di kisaran standar pasar.
Ia membanderol sapi seharga Rp25 juta per ekor, sedangkan kambing dijual Rp3,5 juta per ekor.
Di balik usahanya tersebut, Nadi mengaku dunia peternakan bukan citacita yang sejak awal ingin ditekuninya.
Ia memilih bertahan karena ingin melanjutkan usaha keluarga yang telah dirintis orang tuanya sejak lama.
“Secara pribadi saya sendiri sebenarnya tidak ada minat ke sini, tapi ini murni menjalankan amanat dari orang tua. Usaha warisan ini sudah berjalan lumayan lama, kalau dihitung mungkin sudah lebih dari dua puluh tahun,” ungkapnya.
Sejak remaja, Nadi sudah terbiasa membantu sang ayah merawat ternak sehingga perlahan tumbuh keterikatan dengan usaha tersebut.
Ia pun tetap menjaga kualitas hewan kurban dengan rutin membersihkan kandang dan memastikan ternaknya dalam kondisi layak jual.
Kini, Nadi hanya berharap kondisi pasar bisa kembali membaik mendekati hari raya Idul Adha.
Sembari menunggu pembeli datang, ia tetap menjalani rutinitas merawat ternak setiap hari.
“Harapan saya tentu penjualannya bisa segera membaik dalam waktu dekat ini. Semoga kondisinya bisa kembali bagus seperti perputaran pasar di tahun kemarin,” tutupnya. (z1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pedagang-hewan-kurban-di-manggar.jpg)