Jumat, 29 Mei 2026

Rahasia Penggemukan Limosin di Babel

Di Manggar Sepi Pesanan Jelang Idul Adha, 8 Sapi Bali Nadi Belum Terjual

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, suasana pasar hewan kurban di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, terpantau belum ramai pembeli.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Kautsar Fakhri Nugraha
SEPI PESANAN - Pedagang hewan kurban, Nadi (29) saat diwawancarai di kandang penampungannya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Desa Padang, Kecamatan Manggar, Rabu (20/5/2026). Sebagai penerus usaha orang tua yang sudah berjalan puluhan tahun, Nadi mengeluhkan sepinya pesanan hewan kurban pada musim Idul Adha tahun ini imbas penurunan daya beli masyarakat. 

“Sapi untuk tahun ini baru ada delapan ekor dan sampai sekarang belum ada yang laku terjual sama sekali. Kalau untuk kambing jawa ada sekitar 60 ekor, dan alhamdulillah baru keluar sekitar 10 ekor,” katanya.

Padahal, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada periode seperti sekarang biasanya sudah banyak pelanggan yang melakukan pemesanan hewan kurban

Meski penjualan menurun, Nadi tetap mempertahankan harga jual di kisaran standar pasar.

Ia membanderol sapi seharga Rp25 juta per ekor, sedangkan kambing dijual Rp3,5 juta per ekor.

Di balik usahanya tersebut, Nadi mengaku dunia peternakan bukan citacita yang sejak awal ingin ditekuninya.

Ia memilih bertahan karena ingin melanjutkan usaha keluarga yang telah dirintis orang tuanya sejak lama.

“Secara pribadi saya sendiri sebenarnya tidak ada minat ke sini, tapi ini murni menjalankan amanat dari orang tua. Usaha warisan ini sudah berjalan lumayan lama, kalau dihitung mungkin sudah lebih dari dua puluh tahun,” ungkapnya. 

Sejak remaja, Nadi sudah terbiasa membantu sang ayah merawat ternak sehingga perlahan tumbuh keterikatan dengan usaha tersebut.

Ia pun tetap menjaga kualitas hewan kurban dengan rutin membersihkan kandang dan memastikan ternaknya dalam kondisi layak jual.

Kini, Nadi hanya berharap kondisi pasar bisa kembali membaik mendekati hari raya Idul Adha.

Sembari menunggu pembeli datang, ia tetap menjalani rutinitas merawat ternak setiap hari.

“Harapan saya tentu penjualannya bisa segera membaik dalam waktu dekat ini. Semoga kondisinya bisa kembali bagus seperti perputaran pasar di tahun kemarin,” tutupnya. (z1)

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved