Sebenarnya apa yang dialami oleh Presiden Prabowo juga pernah terjadi pada pemimpin dunia. Seperti di Amerika, pernah terjadi keseleo lidah yang dialami George H.W. Bush pada 1988, kala itu masih menjabat sebagai wakil presiden. Ketika berpidato, dia berkata: “We’ve had some sex…..uhh…setbacks,”. Maksudnya dia ingin mengatakan “setbacks” tapi keliru menyebut “some sex”. Ketika itu Bush seharusnya memberikan pidato tentang kesuksesan kebijakan pertanian yang ia rampungkan bersama Presiden Ronald Reagen.
Lama berkarier di dunia politik hingga menjadi presiden Amerika Serikat, di mana kariernya terukir dalam buku sejarah, tapi ceritanya yang keseleo lidah itu dianggap cukup tragis. Karena diingat terus oleh masyarakat luas, dan selalu dikaitkan dalam menilai kepemimpinan Bush senior.
Terlepas apa pun penyebab kekeliruan Presiden Prabowo di atas, mungkin tidak ada salahnya jika para guru berhusnuzzon bahwa sebenarnya di dalam lubuk hati yang paling dalam sang presiden memang sudah ada niat untuk menyejahterakan guru-guru di Indonesia, namun belum bisa terealisasi karena beberapa kendala yang mungkin saja sedang dicarikan solusinya. Tentu sekali lagi guru-guru tidak salah jika masih berharap apa yang diucapkan presiden kemarin itu nantinya akan terwujud dan tidak salahnya juga untuk diaminkan. (*)