Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bangka Tengah

KDMP Namang jadi Percontohan Nasional, Pengembangan Usaha Terkendala Modal

Meski menjadi salah satu koperasi percontohan nasional yang diresmikan Presiden pada 2025, aktivitas KDMP Namang di Bateng...

Tayang:
Bangkapos.com/Rifqi Nugroho/Rifqi Nugroho
AKTIVITAS DI KDMP NAMANG -- Aktivitas terbaru yang terlihat di KDMP Namang, Kabupaten Bangka Tengah, usai resmi diluncurkan Presiden secara serentak di bulan Juli 2025 lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tumpukan gas elpiji subsidi 3 kilogram terlihat di sudut gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Kamis (4/6/2026).

Sebagai salah satu percontohan dan mock-up nasional, KDMP Namang diketahui termasuk titik Koperasi Desa/Kelurahan yang resmi diluncurkan Presiden secara serentak di bulan Juli 2025 lalu.

Akan tetapi dari pantauan Bangkapos.com, aktivitas KDMP Namang terlihat hanya sebatas menjual tabung gas elpiji subsidi 3 kilogram dan beberapa minyak goreng.

Ketua KDMP Namang, Rahmat Ramdani menyebutkan, saat ini operasional gerai tetap berjalan, meski langkah pengembanganya bisa dikatakan cukup terbatas.

Menurutnya, faktor utama masih minimnya aktivitas koperasi tidak terlepas dari belum diterimanya akses permodalan yang telah direncanakan sebelumnya.

"Terkait progres (aktivitas koperasi) kami, masih berjalan usahanya. Nah, cuma kendala kami ini sampai hari ini kami kekurangan modal dalam pengembangan usaha tersebut," ujar Rahmat.

Untuk itu Rahmat menerangkan, dirinya ataupun seluru pengurus lain masih menunggu arahan dan kepastian lebih lanjut dari pengurus pusat terkait kelanjutan akses permodalan tersebut.

"Jadi posisinya kami masih menunggu arahan dari pusat, terkait permodalan tersebut," tambahnya.

PEMBANGUNAN KDMP NAMANG -- Progres pembangunan gerai KDMP Namang yang dilakukan oleh PT Agrinas, terpantau hampir rampung dan memasuki proses finishing.
PEMBANGUNAN KDMP NAMANG -- Progres pembangunan gerai KDMP Namang yang dilakukan oleh PT Agrinas, terpantau hampir rampung dan memasuki proses finishing. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho/Rifqi Nugroho)

Ia menjelaskan, sebenarnya pengurus telah menyusun sejumlah rencana pengembangan sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) mengenai jenis usaha yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

"Iya (sekarang baru sebatas) Pangkalan gas LPG. Kalau nanti sudah ada modal, itu kami akan mengembangkan seperti penjualan Minyakita, beras PHP, dan lain sebagainya," tuturnya.

Rahmat juga menyampaikan, selain mengenai belum adanya akses permodalan, pihaknya masih menunggu selesainya pembangunan fisik serta penyediaan sarana gerai dan pergudangan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara.

Dikatakan Rahmat, pembangunan gerai yang representatif serta sesuai standar nasional milik KDMP Namang masuk dalam tahap akhi yang berfokus pada pelapisan, penyempurnaan, dan perlindungan elemen struktur atau proses finishing.

Meski begitu ia tidak berani memastikan gerai yang dibangun itu rampung dan bisa digunakan, karena pengurus koperasi tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan pembangunan.

"Sekarang kan sedang dibangun sesuai dengan standar. Standar seluruh Indonesia itu sama gedungnya. Insyaallah kalau sudah selesai kami akan beroperasi yang di gedung baru yang dibangun oleh dari PT Agrinas," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, secara keseluruhan jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Babel berjumlah total 393 koperasi, terdiri dari 309 di Desa dan 84 di Kelurahan.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved