Terungkap Cara Keji, Motif Bripda Waldi Membunuh Dosen Cantik di Bungo dan Upaya Menghapus Jejak
Polisi Bripda Waldi Adiyat membunuh dosen EY di Bungo dengan gagang sapu, lalu kabur bawa mobil, motor, dan perhiasan korban. Polisi bongkar motif
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Ringkasan Berita:
- Kasus pembunuhan dosen EY (37) di Bungo, Jambi, oleh oknum polisi Bripda Waldi Adiyat (22) menggemparkan publik.
- Pelaku membunuh korban dengan gagang sapu, lalu membawa kabur mobil, motor, dan perhiasan korban.
- Aksi kejamnya terekam CCTV RSUD Bungo. Polisi pastikan pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana.
BANGKAPOS.COM--Kasus pembunuhan dosen wanita berinisial EY (37) di Perumahan Al Kautsar, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi, kini menyingkap sisi kelam di tubuh kepolisian.
Pelaku, Bripda Waldi Adiyat (22), anggota Polres Tebo, ditetapkan sebagai tersangka setelah penyelidikan mendalam mengungkap bahwa ia membunuh EY dengan cara dicekik menggunakan gagang sapu, sebelum kabur membawa harta korban.
Hubungan keduanya ternyata bukan hubungan resmi.
Mereka diketahui telah menjalin hubungan tanpa status sejak April 2025, dan kerap bertemu di Kota Muara Bungo.
Dari Makan Malam Hingga Pembunuhan Brutal
Kamis malam, 30 Oktober 2025, pasangan ini bertemu dan makan bersama seperti biasanya.
Seusai makan malam, sekitar pukul 23.30 WIB, mereka pulang ke rumah korban di Perumahan Al Kautsar.
Namun suasana yang semula hangat berubah menjadi pertengkaran hebat di kamar korban.
Dalam kondisi emosi, Waldi lantas mengambil gagang sapu dan mencekik leher EY hingga korban kehabisan napas.
Menurut Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, pelaku telah mengakui perbuatannya tanpa paksaan.
“Pelaku mengaku menghabisi korban menggunakan gagang sapu. Saat itu korban berbaring di tempat tidur, kemudian dicekik hingga meninggal dunia,” kata Kapolres Bungo, AKBP Natalena, Rabu (5/11/2025).
Setelah memastikan korban tak bernyawa, Waldi mengambil motor Honda PCX, mobil Honda Jazz, ponsel, dan perhiasan milik korban sebelum melarikan diri.
Lebih keji lagi, ia mengepel lantai dan menghapus sidik jari guna menghilangkan jejak kejahatannya.
Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
Jasad EY baru ditemukan Sabtu (1/11/2025) dalam kondisi mengenaskan.
Polisi yang melakukan olah TKP menemukan banyak tanda kekerasan di tubuh korban.
| Profil dan Kekayaan SF Hariyanto, Wakil Gubernur Riau yang Dilirik KPK Usai Kasus Abdul Wahid |
|
|---|
| Percakapan Terakhir Arjuna Sebelum Tewas Dianiaya Sempat Pamit ke Adik, Janji Pulang Tahun Depan |
|
|---|
| Sosok Pelaku Aniaya Guru, Ancam Bakar Sekolah dan Rumah, Ternyata Suami Anggota DPRD Trenggalek |
|
|---|
| Yudo Sadewa Bongkar Aksi Pegawai Pajak Main Meme Coin, Anak Menkeu Emosi: Kurang Ajar, Anda Berjudi |
|
|---|
| Teka-teki Future House Pinterest di Akun Sabrina Alatas dan Hamish Daud Viral, Diduga Dibuat Bersama |
|
|---|

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.