Resonansi
Judi Online
Seorang ibu, berusia sekira 63 tahun, di Lahat Sumatera Selatan meregang nyawa di tangan anaknya sendiri
Penulis: Ade Mayasanto | Editor: Fitriadi
Peristiwa di Lahat ini sepatutnya tidak membuat kita luput. Sebab, peristiwa itu tumbuh dari hal-hal kecil, yang terkadang kerap kita kenal. Keinginan untuk cepat berhasil, lalu dipadupadan dengan ketidakmampuan menerima batas, terkadang memberi keyakinan bahwa harapan bisa dibujuk dalam permainan nasib.
Terlihat wajar pada pemulaan. Sampai suatu hari, seseorang menggali tanah di kebunnya sendiri. Dan yang ia kubur bukan hanya tubuh seorang ibu, tapi juga sisa-sisa kemanusiaannya.
Dari sana, bau itu akhirnya muncul. Tidak hanya dari tanah yang dibuka, tapi dari sebuah zaman yang terlalu lama membiarkan ilusi tumbuh dalam kepura-puraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Ade-Mayasanto.jpg)