Rabu, 6 Mei 2026

Resonansi

Surat Berakhir Perang Iran

Surat Trump berisi tentang sikap pemerintah AS yang memastikan permusuhan dengan Iran telah berakhir.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Dok. Ade Mayasanto
Ade Mayasanto, Editor in Chief Bangka Pos/Pos Belitung. 

Tengok unggahan Trump di Truth Social, dikutip dari AFP, Minggu (3/5/2026). Disebutkan, Trump justru meninjau proposal perdamaian terbaru dari Iran. Ia meragukan prospek keberhasilan rencana itu. “Saya akan segera meninjau rencana yang baru saja dikirim Iran kepada Kami, tetapi saya tidak dapat membayangkan bahwa rencana itu dapat diterima,” tulis Trump.

“Karena mereka belum membayar harga yang cukup mahal atas apa yang telah mereka lakukan terhadap umat manusia, dan dunia, selama 47 tahun terakhir,” sambung Trump.

Sebelumnya, diberitakan Kantor berita Iran, Tasnim dan Fars, Teheran telah mengajukan proposal 14 poin kepada mediator Pakistan. Rinciannya, termasuk mengakhiri konflik di semua lini dan kemudian memberlakukan kerangka kerja baru untuk Selat Hormuz. 

Konflik pada akhirnya tidak mati. Ia hanya berubah cara hadir. Hari ini  bising suara peluru. Besok bisa jadi tanpa suara. 
 
Terbaru dari sisi Iran, Perwira militer senior Iran, Mohammad Jafar Asadi menilai konflik baru hampir tidak terhindarkan. Dikutip dari Kantor Berita Fars, Asadi meragukan komitmen Amerika dalam setiap kesepakatan.

Dan sebagai penutup tulisan, damai, jeda atau sesuatu yang tidak ada apa-apa itu lambat laun semakin terang benderang. Bahwa, kita akan tahu selalu ada sesuatu atas konflik Iran, Israel dan Amerika Serikat

 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved