Viral Harga Asli Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax, Ini Kata Pertamina
Pertamina mengklarifikasi unggahan viral yang menyebut harga asli Pertalite lebih tinggi dibandingkan harga jual Pertamax
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Pertamina mengklarifikasi unggahan viral yang menyebut harga asli Pertalite mencapai Rp16.088 per liter, lebih tinggi dibandingkan harga jual Pertamax yang hanya Rp12.800.
Pihak Pertamina menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi karena harga Pertamax juga ditahan agar tetap rendah demi menjaga daya beli masyarakat.
Sebelumnya, video struk pembelian BBM yang menyebut harga asli Pertalite Rp16 ribu per liter dan disubsidi pemerintah Rp6 ribu sehingga masyarakat membayar Rp10 ribu per liter itu viral di media sosial.
Baca juga: Karier Hancur hingga Digugat ke Pengadilan, Ini Duduk Perkara Juri dan MC LCC MPR yang Viral
Unggahan itu memicu pertanyaan publik lantaran harga Pertamax non subsidi saat ini justru berada di angka sekira Rp12.300 per liter.
Video yang diupload oleh akun TikTok okbhermansyah itu memperlihatkan struk pengisian BBM sembari berbicara.
“Akal-akalan si Bahlil. Ayo kita main akal-akalan nih sama si Bahlil."
"Coba saudara-saudaraku ya, harga Pertalite non subsidi Rp16.088.
Nah, disubsidi sama pemerintah Rp6.088, harga jual jadi Rp10.000."
"Jadi kalau tidak disubsidi, berarti harganya Rp16.088."
"Nah pertanyaannya, kenapa mesti Pertalite yang disubsidi?
Kenapa bukan Pertamax, ya kan? Yang Pertamax harganya Rp12.800."
"Nah coba bayangin, masa iya harga asli Pertalite lebih mahal daripada harga Pertamax?"
"Sementara Pertamax itu tidak disubsidi.
Padahal ronnya lebih bagus Pertamax."
"Nah tapi kok ronnya lebih bagus Pertamax, tapi harganya lebih mahal Pertalite? Coba kalau bukan akal-akalan si Bahlil ini apaan?"
| Waspada Bencana hidrometeorologi Basah dan Kering Melanda Sejumlah Daerah |
|
|---|
| Karier Hancur hingga Digugat ke Pengadilan, Ini Duduk Perkara Juri dan MC LCC MPR yang Viral |
|
|---|
| Mangkir, Heri Black Crazy Rich Semarang Diultimatum KPK Soal Kasus Suap di Ditjen Bea Cukai |
|
|---|
| Terkuak Fakta Lama, Eks Pengikut Mengaku Setahun Jadi Korban Asusila Ashari Sejak 2013 |
|
|---|
| Daftar Terbaru 36 Nama Kapolda se-Indonesia Usai Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat Irjen Jadi Komjen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Antrian-belum-BBM-di-SPBU-30-Maret-2026.jpg)