Sabtu, 25 April 2026

Mutiara Ramadhan

Berguru Pada Sahabat Spiritual

Sahabat spiritual bisa berupa orang-orang biasa yang petunjuknya senantiasa mengalir di dalam diri kita.

|
Editor: Fitriadi
nasaruddinumar.id
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar 

Mereka selalu berjalan menemani kita sehingga kita sampai kepada-Nya.

Terkadang kita lebih merindukan sabahat spiritual ketimbang sahabat-sahabat bisnis kita sendiri.

Mereka sudah seperti keluarga dekat sendiri. Bahkan tidak mustahil melebihi anggota keluarga biologis kita.

Gambaran persahabatan spiritual ialah adanya sosok figur yang dengan ikhlas mengeluarkan kita dari belenggu hawa nafsu dan memasukkanmu ke hadirat Allah SWT.

Mereka selalu membersihkan cermin batin kita sehingga tampak jelas cahaya Tuhan.

Mereka selalu membangkitkan harapan dan optimisme sehingga kita tidak putus asa dengan kasih Tuhan.

Mereka selalu berjalan bersama kita sehingga kita sampai kepada-Nya.

Sebaik-baik sahabat spiritual ialah mereka yang mampu menanam dan menumbuh suburkan rasa cinta kita kepada Tuhan.

Kita tidak boleh menilai penampilan fisik sahabat spiritual.

Mungkin secara materi atau penampilan fisik agak kurang, tetapi keberadaannya sangat kita perlukan.

Kita tidak boleh memandang enteng orang-orang yang tidak terkenal, sebab boleh jadi dia amat terkenal di langit.

Sahabat spiritual adalah utusan Tuhan untuk menyadarkan diri kita dari jalan yang sesat.

Sesungguhnya panggilan Tuhan untuk kita muncul melalui mulut sahabat spiritual kita.

Sahabat spiritual selalu mendampingi kita, baik ketika kita jatuh ke lembah kehinaan dosa maupun ketika kita di puncak maqam spiritual.

Jika Tuhan mencintai seseorang, maka Ia akan memperkenalkan kita dengan seorang sahabat spiritual.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved