Rabu, 6 Mei 2026

Ramadhan 2026

Ramadhan Berdampak

Ranah spiritualitas ilahiyah dan basyariah seharusnya istiqomah dan kontinuitas pada hari-hari pasca Ramadhan sampai ketemu Ramadhan berikutnya.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Dokumentasi Zayadi Hamzah
Prof Dr Zayadi, Guru Besar IAIN Syaikh Abdurrahman Sidik Bangka Belitung. 

Penulis: Prof Dr Zayadi

Guru Besar Sosiologi Agama pada fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman 
Sidik Bangka Belitung, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Provinsi Bangka Belitung, dan Ketua Dewan Pembina Pesantren Al- Islam Kemuja Mendo Barat Bangka.

Ramadhan tinggal beberapa hari lagi akan meninggalkan kita semua. Begitu banyak pesan religius melalui tausiyah telah dihibahkan secara gratis oleh Allah dan Rasulullah kepada kita dengan janji-janjiNya melalui keistimewaan bulan Ramadhan

Sejauh mana tausiyah Ramadhan itu berdampak positif membentuk kepribadian kita baik secara vertikal dalam ruang privat maupun salam membangun kepedulian sosial dan rasa empati antar sesama di ruang publik. 

Kedua ranah spiritualitas ilahiyah dan basyariah (rasa kemanusiaan) itu seharusnya istiqomah dan kontinuitas pada hari-hari pasca Ramadhan sampai ketemu Ramadhan mendatang. 

Bagaimana puasa sesuai tuntunan Allah dan Rasul imaanan wahtisaaban dan implikasinya terhadap kepribadian dan hubungan sosial kita.

Mari bersama kita simak narasinya sambil menikmati ngabuburit menjelang berbuka sembari menunggu THR yang akan cair.

Setiap tindakan atau perbuatan memilik konsekuensi nilai secara positif maupun negatif.

Sekecil apa dan sebesar apa, tindakan itu akan berujung pada sebuah nilai atau hasil yang secara normatif berupa baik dan buruk dalam persepsi sosial orang, untung dan rugi secara ekonomi dan berpahala atau berdosa (halal haram) dalam perspektif agama. 

Hasil proses akhir dari tindakan inilah oleh sebagian orang dibahasakan dengan dampak. 

Terkadang orang berfikir, untuk mencapai perubahan yang besar, kita harus melakukan tindakan yang besar. 

Apakah setiap tindakan yang besar akan selalu menghasilkan nilai yang besar atau sebaliknya.

Sebuah tindakan kecil menghasil nilai yang kecil. Pasti tidak selalu, yang perlu kita pikirkan dan kita lakukan adalah bagaimana sebuah tindakan kecil akan memberikan dampak yang besar (compound effect). 

Dalam teori ekonomi bagaimana modal yang kecil dapat memberi keuntungan yang besar. 

Perkara yang sama terjadi pada konteks spritualitas ibadah dalam Islam, khusus terhadap ibadah puasa Ramadhan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved