Perampok Todong Leher Wanita Saat Mengambil Uang di Bank, Videonya Menegangkan

Sebagai gantinya ia menawarkan dirinya untuk disandera oleh perampok. Perampok setuju dan wanita itu dilepaskan.

Perampok Todong Leher Wanita Saat Mengambil Uang di Bank, Videonya Menegangkan
Shanghaiist
Wanita ini disandera perampok di bank 

BANGKAPOS.COM - Perampokan sering terjadi di bank.

Hal ini wajar lantaran bank adalah tempat untuk bertransaksi melibatkan uang.

Maka bank sering dijadikan sasaran perampokkan.

//
Dilansir reporter Grid.ID dari Shanghaiist, sebuah video menunjukkan sebuah aksi perampokan di Bank of China di ibukota Guangxi.

Baca: Kado Istimewa, Putri Faisal Harris Panggil Jennifer Dunn dengan Sebutan Mama

Pelaku berjenis kelamin pria dan hanya seorang diri melakukan aksinya.

Cuplikan kamera pengawas dari dalam bank menunjukkan pria itu berjalan ke jendela kasir.

Di depan kasir bank ada seorang wanita yang sedang mengambil uang dan menghitungnya.

Tanpa banyak bicara perampok itu segera menodongkan pisau ke leher wanita tersebut. 

Baca: Simpel Kok, Begini Cara Baca Chat WhatsApp Tanpa Ketahuan Kamu Online Atau Sudah Baca

Mengetahui nyawanya dalam keadaan bahaya wanita itu hanya diam.

Ia dijadikan sandera oleh perampok yang meminta uangnya.

Wanita itu menurut saja memberikan uangnya ke perampok.

Tak lama kemudian, seorang pegawai bank yang berani berjalan dan meminta pelaku melepaskan wanita tersebut.

Baca: Ini Teknologi Smartphone yang Diprediksi Makin Populer di Tahun 2018

Sebagai gantinya ia menawarkan dirinya untuk disandera oleh perampok.

Perampok setuju dan wanita itu dilepaskan.

Sekarang giliran pegawai bank itu yang disandera dengan pisau di lehernya.

undefined
Seorang pegawai bank menyerahkan diri ke perampok

Namun itu hanyalah trik pegawai bank tersebut untuk melumpuhkan perampok.

Dengan bantuan satpam ia berhasil meraih pisau pelaku dan membekuknya.

Perampok kemudian menyerah dan diserahkan kepada polisi.

(Grid.ID/Seto Ajinugroho/shanghaiist)

Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help