Senin, 27 April 2026

Breaking News

Usai Bagikan Kain Sarung ke Warga, Daryono Lapor ke Panwas Jebus

Daryono, warga Desa Limbung, langsung melapor ke Panwas Jebus, karena takut menjadi korban dan terlibat money politik

Editor: edwardi
bangkapos.com/Riyadi
Daryono (kaus merah) saat melaporkan dugaan money politik di Panwas Jebus, Senin (7/12/2015). Sayuti (berkopiah) menerima barang bukti dugaan money politik berupa kain sarung. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Di tengah masa tenang Pilkada Bangka Barat 2015, ada dugaan praktek money politik terjadi di wilayah Kecamatan Jebus, Minggu (6/12/2015) malam.

BACA: Pria di Babel Ini Takut Saat Melihat Sesosok Bayi Merah Berbaju Micky Mouse di Pondok

Dugaan money politik itu terjadi di Desa Limbung dan Desa Tumbak Petar Kecamatan Jebus.

Daryono, warga Desa Limbung, langsung melapor ke Panwas Jebus, karena takut menjadi korban dan terlibat dalam dugaan praktik money politik, yang terjadi Minggu (6/12/2015) malam di desa setempat, sekitar pukul 19.30 WIB itu.

BACA: Hampir Mati, Wanita Ini Coba Bunuh Pacar dengan Payudara

Kronologis dugaan money politik tersebut, awalnya Alias, warga Desa Limbung, meminta Daryono agar membagikan 13 lembar kain sarung, agar dibagikan ke tetangga sekitar.

BACA: Jawabannya Bukan Ular, Ayo Tebak Hewan Apa Ini?

"Semua sudah ku bagikan, karena orang minta tolong ke saya, tapi setelah membagi kain tajung (sarung), saya lapor ke kawan saya, setelah dijelaskan bahwa itu nggak boleh, saya takut terlibat dan jadi korban, makanya saya lapor ke Panwas Jebus," kata Daryono di Kantor Panwas Jebus, Senin (7/12/2015).

Sarung tersebut bergambar dua unta duduk/terduduk.
Setelah diterima dari Alias, kain sarung tersebut, langsung dibagikan ke tetangga sekitar Daryono.

BACA: Ini Foto-foto Seksi Putri Indonesia yang Dipamerkan ke Instagram

Menanggapi soal laporan tersebut, Alias mengatakan, kain sarung tersebut awalnya dititip oleh orang, tapi tidak dikenal atau tidak diketahui siapa orangnya.

"Barang itu dititip ke rumah saya, pas saya ke kebun. Saya nggak tahu siapa yang mengantarkan dan menitipkan barang, setelah pulang dari kebun, tetangga ada yang bilang, sesuai pesan dari yang ngantar, pesannya tolong kasih ke Daryono. Jadi karena ada perintah seperti itu, lalu ku suruh Daryono untuk membagikan," jelas Alias.

BACA: Berlian Legendaris Seharga Rp 2 Triliun Jadi Rebutan Tiga Negara Ini

Soal sarung yang diantar ke rumahnya, Alias sempat bertanya ke istrinya sendiri, tapo istri Alias tidak tahu dari siapa sarung tersebut.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved