Kontestasi Pilbup Bangka Dimulai, Begini Analisa Lengkapnya
Masing-masing paslon sudah mendeklarasikan diri untuk maju dan siap didaftarkan ke KPU. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka
Penulis: edwardi | Editor: Iwan Satriawan
Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka 2018 dimulai.
Masing-masing paslon sudah mendeklarasikan diri untuk maju dan siap didaftarkan ke KPU.
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka kali ini diikuti 3 pasang calon. Mulkan-Syahbudin (Mulya) diusung PDIP, didukung PKB dan PKPI.
Pasangan ini mengantongi 8 kursi DPRD. Kemudian pasangan petahana Tarmizi-Amri (Trampil) yang diusung Golkar, Nasdem, Gerindra, PPP dan PKS yang mengantongi 17 kursi DPRD dan terakhir pasangan Daniel-Fadillah (Nil-Lah) yang diusung Demokrat dan PAN.
Pasangan ini mengantongi 7 kursi DPRD. Dan masih ada 1 partai yang belum menentukan dukungan, yakni Hanura dengan 3 kursinya.
Pengamat Politik Bangka Belitung, Bambang Ari Satria menganalisa tiga pasangan calon yang maju dalam Pilbup Bangka memiliki kekuatan tersendiri.
“Mulkan yang notabenenya kader Demokrat diajak PDIP untuk maju menuju Bangka 1. Peraih suara tertinggi dari 35 anggota DPRD Bangka ini sudah jauh-jauh hari merawat konstituennya. 5.973 suara yang diperoleh pada Pileg 2014 lalu menjadi modal optimis bagi Mulkan untuk menatap Pilbup 2018,” kata Bambang kepada Bangkapos.com, Selasa (9/1/2018).
Ditambahkannya, sementarapasangannya Syahbudin meraup 1.051 suara.
“Duet anggota DPRD dapil Pemali-Bakam dengan Belinyu-Riau Silip ini menjadi kompetitor yang diperhitungkan bagi 2 pasangan lainnya,” ujar Bambang.
Dilanjutkan Bambang, berikutnya Tarmizi-Amri (Trampil) memiliki kekuatan cukup kuat.
Petahana ini diusung oleh mayoritas partai politik yang ada di DPRD Kabupaten Bangka, pasangan ini mengantongi 48% dukungan dan dua kali lipat dari syarat dukungan minimal.
“Masuknya Gerindra dalam barisan koalisi menandai bahwa pasangan ini dibackup oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Belum lagi kinerja petahana yang dirasakan masyarakat cukup memuaskan. Sederet penghargaan yang diterima Bupati petahana juga menjadi jualan politik untuk meraih simpati publik. 38 program strategis yang menjadi andalannya,” tukas Bambang.
Sedangkan duet Birokrat-Politisi ini secara geografi politik menguasai Mendobarat, Merawang, Puding Besar dan sebagian Sungailiat.
“Kantong-kantong kecil di kecamatan lain juga ada. Pilbup 2018 ini akan menjelaskan status politik Tarmizi menjadi politisi karena harus mundur sebagai ASN dan ia sudah mendeklarasikan diri menjadi pengurus partai politik tertentu,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bambang_20180109_140549.jpg)