Begini Kisah Pengundian Nomor Urut, dan Arti serta Filosofinya Menurut Para Paslon
Pengundian nomor urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka pada Pilkada
Penulis: nurhayati | Editor: M Zulkodri
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA--Pada rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka pada Pilkada 2018 suasana tegang menyelimuti para paslon bersama partai pengusung, partai pendukung, tim sukses dan simpatisan, Selasa (13/2/2018) di Restoran Aurora Hotel Tanjung Pesona Sungailiat.
Saat pengundian paslon, KPU Kabupaten Bangka sesuai dengan urutan pendaftaran bakal paslon meminta para calon Wakil Bupati Bangka Amri Cahyadi, Syahbudin dan Fadillah Sabri untuk maju mengambil nomor urut pengundian paslon.
Saat bola di dalam toples dipilih Amri mendapat urutan nomor tiga, Syahbudin mendapat nomor satu dan Fadillah mendapat nomor dua.
Setelah itu para Calon Bupati Bangka yakni Mulkan, Kemas Danial dan Tarmizi dipanggil untuk maju ke atas panggung.
Berdasarkan nomor urut untuk mengambil undian Mulkan-Syahbudin, disusul Kemas Danial-Fadillah Sabri dan Tarmizi-Amri Cahyadi masing-masing sudah memengambil tongkat berisi nomor urut paslon, lalu ketiga paslon ini diminta untuk sama-sama membuka tongkat berisi nomor urut tersebut.
Suasana tegang ketika detik-detik tongkat berisi nomor urut paslon tersebut hendak dibuka. Mata para partai pengusung, partai pendung, timses dan simpatisan tertuju di masing-masing paslon jagoan mereka ketika dibuka serentak Mulkan-Syahbudin mendapatkan nomor urut dua, Kemas Danial-Fadillah Sabri mendapat nomor urut tiga dan Tarmizi Saat-Amri Cahyadi mendapat nomor urut satu.
Nomor urut yang didapatkan para paslon ini ternyata kembali lagi sesuai dengan pendaftaran paslon dimana Paslon Trampil mendapat angka 1, Mulya angka 2 dan Berdikari angka 3.
Saat KPU Kabupaten Bangka meminta masing-mading paslon menyampaikan sambutannya. Amri Cahyadi mengawalinya dengan pantun.
"Pergi kesebrang mencari peri. Peri dijumpa di Negeri Malaka. Mari dukung pasangan nomor satu Tarmizi-Amri. Insyaallah berkah untuk Kabupaten Bangka,"ungkap Amri yang berteriak Takbir.
Pada kesempatan itu Tarmizi Saat mengingatkan bahwa Allah itu satu, niat baik itu satu, jadi nomor satu bagi kabupaten ini melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan dan kemuliaan masyarakat Kabupaten Bangka. "Maju lebih baik ke depan," teriak Tarmizi.
Dalam sambutannya Syahbudin menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah mendukung mereka. Ia meneriakkan yel-yel Mulya.
"Saya tidak berpidato tetapi memberikan yel-yel Mulya, siapa kita jawabnya Mulya, nomor berapa nomor dua, Mulkan-Syahbudin menang-menang dan NKRI harga mati," ajak Syahbudin yang dijawab lantang oleh pendukung Mulya.
Sementara Mulkan menyampaikan pesan yang menyejukan. Ia mengajak kepada seluruh paslonnya bergandeng tangan untuk berpolitik yang dinamis dan santun.
"Siapa yang terpilih itu yang terbaik, jangan ditangisi dan jangan disesali nanti pada tanggal 27 Juni siapa yang terpilih itu yang terbaik. Dan kami sangat berharap terutama kepada seluruh timses selalu mengebu-ngebu bahkan paslonnya sangat santun dan dinamis tapi timses yang mengebu-ngebu bahkan menjelekkan calon. Janganlah, mari kita berikan contoh bahwa Kabupaten Bangka ini adalah politik yang dinamis, politik yang santun ini yang kami sangat berharap," imbau Mulkan.
Menurutnya jangan mencari kesalahan orang walaupun menang tidak akan bagus menang dengan segala cara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/paslon-pilkada-bangka_20180213_170833.jpg)