Gubernur Buru-Buru Takut Ketinggalan Pesawat, Pidato Kapolda Pun Terpotong
Gubernur mengambil alih alat pengeras suara di tangan Kapolda, lalu memotong pesan sang jenderal, demi menyampaikan
Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kapolda Babel Brigjend (Pol) Syaiful Zachri baru saja naik ke atas panggung untuk menyampaikan beberapa pesan Pilkada di hadapan Paslon, timses serta para undangan.
Tiba-tiba pesan Kapolda terpotong, karena Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan naik ke atas panggung, sebelum waktunya.
Gubernur mengambil alih alat pengeras suara di tangan Kapolda, lalu memotong pesan sang jenderal, demi menyampaikan pesan singkatnya, lebih dulu.
Awalnya, Kapolda mendapat kesempatan naik panggung di urutan kedua, setelah KPU Babel Fahrurozi. Ketika itu Kapolda bicara santai.
Setelah mengucapkan yel-yel "NKRI Harga Mati" Kapolda menyampaikan beberapa pesan pembuka agar Pilkada berjalan damai di Acara Istiqosah Deklarasi Damai Pilkada Bangka 2018, yang diselenggarakan oleh Polres Bangka di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat Bangka.
"Bapak-ibu yang berbahagia, sebagaimana kita ketahui saat ini memasuki tahapan kampanye, dimana berlangsung terus sampai Tangal 27 Juni akan dilakukan pencoblosan. Dari kegiatan ini ada beberapa kriteria yang menentukan Pemilukada berjalan baik, " katanya membuka pesan.
Yang pertama kata Kapolda, dia mengharapkan peserta Pemilu, dalam. kualitas atau pun jumlahnya jangan dibawa 50 persen. Minimal partisipasi pemilih, 80 persen ke atas.
"Yang kedua tentunya kita harapkan tidak ada pelanggaran dalam Pemilu sehingga kita nggak repot, KPU dan Bawaslu juga nggak repot. Diharapkan tidak ada pengulangan (tidak terjadi Pilkada ulang) atau sampai ke MK (gugatan ke MK), " harapnya.
Agar target itu tercapai, Kapolda menyebut ada delapan komponen yang mempengaruhi.
"Pertama KPU dan Bawaslu harus profesional. Diharapkan KPU profesional dalam pelaksanaan, demikian juga Bawaslu sebagai pengawas harus betul betul di tengah (netral)," katanya.
Komponen yang kedua lanjut Kapolda, peran serta Paslon dan tim sukses sangat menentukan damai dan lancarnya pesta demokrasi.
"Yang berperan para Paslon, termasuk timses menentukan keberhasilan Pemilukada," kata Kapolda, merasa yakin tiga Paslon di Kabupaten Bangka dapat melakukan hal itu.
Sayang, ketika baru dua komponen diucapkan Kapolda, matanya beralih pada Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan yang tiba-tiba beranjak dari kursi kehormatan, dan naik ke atas panggung.
Gubernur kemudian terlihat memberi aba-aba pada Kapolda, lalu membisikan sesuatu kepada jenderal bintang satu ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kapolda_20180220_212810.jpg)