Gubernur Buru-Buru Takut Ketinggalan Pesawat, Pidato Kapolda Pun Terpotong

Gubernur mengambil alih alat pengeras suara di tangan Kapolda, lalu memotong pesan sang jenderal, demi menyampaikan

Gubernur Buru-Buru Takut Ketinggalan Pesawat, Pidato Kapolda Pun Terpotong
Bangkapos/Feri Laskary
Kapolda Babel Brigjen (Pol) Syaiful Zachri pidato menyampaikan pesan Pilkada damai. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kapolda Babel Brigjend (Pol) Syaiful Zachri baru saja naik ke atas panggung untuk menyampaikan beberapa pesan Pilkada di hadapan Paslon, timses serta para undangan.

Tiba-tiba pesan Kapolda terpotong, karena Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan naik ke atas panggung, sebelum waktunya.

Gubernur mengambil alih alat pengeras suara di tangan Kapolda, lalu memotong pesan sang jenderal, demi menyampaikan pesan singkatnya, lebih dulu.

Ketua KPU Babel Fahrurozi (kiri), Kapolda Babel Brigjen (Pol) Syaifu Zachri, Ustadz Arifin Ilham dan Gubernur Babel.Erzaldi Roesman Djohan di Acara Istiqosah dan Deklarasi Damai Pilkada Bangka, Selasa (20/2/2018).
Ketua KPU Babel Fahrurozi (kiri), Kapolda Babel Brigjen (Pol) Syaifu Zachri, Ustadz Arifin Ilham dan Gubernur Babel.Erzaldi Roesman Djohan di Acara Istiqosah dan Deklarasi Damai Pilkada Bangka, Selasa (20/2/2018). (Bangkapos/Feri Laskary)

Awalnya, Kapolda mendapat kesempatan naik panggung di urutan kedua, setelah KPU Babel Fahrurozi. Ketika itu Kapolda bicara santai.

Setelah mengucapkan yel-yel "NKRI Harga Mati" Kapolda menyampaikan beberapa pesan pembuka agar Pilkada berjalan damai di Acara Istiqosah Deklarasi Damai Pilkada Bangka 2018, yang diselenggarakan  oleh Polres Bangka di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat Bangka.

"Bapak-ibu yang berbahagia, sebagaimana kita ketahui saat ini memasuki tahapan kampanye, dimana berlangsung terus sampai Tangal 27 Juni akan dilakukan pencoblosan. Dari kegiatan ini ada beberapa kriteria yang menentukan Pemilukada berjalan baik, " katanya membuka pesan. 

Yang pertama kata Kapolda, dia mengharapkan peserta Pemilu, dalam. kualitas atau pun jumlahnya jangan dibawa 50  persen. Minimal partisipasi pemilih, 80 persen ke atas.

"Yang kedua tentunya kita harapkan tidak ada pelanggaran dalam Pemilu sehingga kita nggak repot, KPU dan Bawaslu juga nggak repot. Diharapkan tidak ada pengulangan (tidak terjadi Pilkada ulang) atau sampai ke MK (gugatan ke MK), " harapnya.

Agar target itu tercapai, Kapolda menyebut ada delapan komponen yang mempengaruhi.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved