Senin, 20 April 2026

Tertibkan Kawasan Pasar Ratu Tunggal

Pedagang Kali Lima Bandel Tidak Taati Perda Terancam Digusur, Ini Sanksinya Bagi yang Melanggar

Aparat penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Pangkalpinang mendahulukan cara persuasif mengatasi pedagang kaki lima (PKL)

Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Kasat Pol PP Pangkalpinang, Susanto 

Jalan yang seharusnya digunakan untuk lalu lintas itu kini terpenuhi sesak oleh penjual yang menghampar jualan mereka menggunakan sisi jalan.

Pantauan Bangkapos.com Jumat (14/2/2020) masih terlihat kendaraan melewati jalan yang dipadati PKL ini.

Tampak beberapa motor yang terparkir begitu saja di pinggir jalan tepat di depan penjual kaki lima itu.

Jalan yang menjadi lintasan utama menuju pusat perbelanjaan Bangka Trande Center (BTC) dan Ramayana Pangkalpinang itu padat kendaraan sebab jalan tersebut hanya dapat menyisakan jalur yang hanya muat satu kendaraan saja.

Kendaraan roda empat yang hendak melewati jalan tersebut terlihat sedikit merayap sebab kiri dan kanannya dipenuhi kendaraan bermotor dan pejalan kaki.

Ketika tim Bangkapos.com berusaha mengukurnya, jalan di sana hanya menyisakan lima langkah kaki orang dewasa saja untuk dilalui.

Pedagang kaki lima di kawasan ini rata-rata menjual aneka buah-buahan.

Ada pula yang menjual baju dan buku-buku, serta bumbu-bumbuan.

Sementara itu tepat di sebelah atrium, seperti dibuatkan tempat khusus untuk berjualan baju, beratapkan seng dan betembokan kayu triplek saja.  Para penjual itu tampak rapi menata jualan mereka ditempat yang telah disediakan.

Kondisi jalan tepat di sebelah atrium ini tidak terlalu macet. Sebab jalan tersebut bukan jalan yang harus dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua.

Yulian satu di antara penjual baju tersebut mengatakan dirinya persatu bulan mebayar kontrakan tokonya.

"Bayar per satu bulannya, ada yang ngambil, sebelumnya julan keliling, disini juga sepi sebenarnya, tapi tidak apa-apa kadang masih ada orang yang dari kampung beli," ungkapnya saat ditemui Bangkapos.com

Penataan Baru Tahap Perancangan Konsep 

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pangkalpinang Agung Yubi Utama mengatakan, penataan kawasan pasar yang meliputi pasar pagi maupun kawasan BTC baru dalam tahap perancangan konsep.

Agung menjelaskan, hampir seluruh pasar memiliki masalah penataan dan menyebabkan kesemrawutan.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved