Breaking News:

Jangan Lagi Bilang Berhubungan Intim Malam Jumat Sunnah Rasul, Ini Penjelasan Ustaz dan Amalannya

Melakukan ibadah dan amalan di malam jumat ataupun hari jumat dianjurkan oleh Rasulullah akan diberikan pahala yang banyak

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
Kompas.com
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--  Kita pastinya sering mendengar bahwa berhubungan intim atau berhubungan suami istri di malam Jumat adalah sunnah Rasulullah, Muhammad SAW.

Mengerjakan amalan sunnah Rasulullah tentunya akan diberikan pahala yang lebih. 

Nah, apakah benar berhubungan suami istri atau berhubungan seks suami istri di malam Jumat merupakan sunnah Rasullah?

Di tengah masyarakat terkadang sering menyebutkan "melakukan sunnah rasul," sebagai bahasa candaan.

Yang artinya berhubungan suami istri di malam Jumat.

Benarkah berhubungan suami istri atau hubungan seks di malam Jumat adalah amalan sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah Muhammad SWT?

Agar tak salah memahaminya, ini penjelasan dari Ustaz Abdullah Zaen MA.

Dikutip dari laman konsultasisyariah.com, Ustaz Abdullah Zaen MA mengatakan ia belum pernah menemukan ayat Alquran maupun hadist sahih yang menganjurkan melakukan hubungan intim suami istri di malam Jumat.

Memang kata Ustaz Abdullah Zaen MA ada anjuran untuk melakukan ibadah atau amalan sunnah ketika hari Jumat.

Tetapi tidak ada hadis yang menyatakan berhubungan intim atau berhubungan suami istri malam Jumat adalah sunnah dari Rasulullah.

من اغتسل يوم الجمعة وغسّل وغدا وابتكر ومشى ولم يركب ودنا من الإمام وأنصت ولم يلغ كان له بكل خطوة عمل سنة

“Barang siapa yang mandi pada hari Jumat dan memandikan, dia berangkat pagi-pagi dan mendapatkan awal khotbah, dia berjalan dan tidak berkendaraan, dia mendekat ke imam, diam, serta berkonsentrasi mendengarkan khotbah maka setiap langkah kakinya dinilai sebagaimana pahala amalnya setahun.” (H.R. Ahmad, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah; dinilai sahih oleh Imam An-Nawawi dan Syekh Al-Albani)

Sebagian ulama mengatakan hal yang sama, “Kami belum pernah mendengar satu hadis sahih dalam syariat yang memuat pahala yang sangat banyak selain hadis ini.” Karena itu, sangat dianjurkan untuk melakukan semua amalan di atas, untuk mendapatkan pahala yang diharapkan.” (Al-Mirqah, 5:68)

Dari kutipan tersebut ternyata sudah jelas. Bahwa berhubungan suami istri atau berhubungan intim dengan pasangan yang sah Anda bukan termasuk dalam amalan Jumat atau sunnah Rasul.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved