Kamis, 28 Mei 2026

Nyeri Dada Saat Membungkuk? Waspadai 2 Penyebabnya

Sebenarnya tidak ada kondisi yang secara langsung memicu nyeri dada saat seseorang membungkuk.

Tayang:
Editor: suhendri
Freepik
Ilustrasi 

* Simetidin (Tagamet)

* Famotidine (Pepcid)

* Ranitidine (Zantac)

Proton pump inhibitors (PPI) juga dapat menjadi pengobatan yang efektif.

 Ada berbagai obat PPI yang tersedia, namun International Foundation for Gastrointestinal Disorders mengklaim bahwa berbagai jenis obat tersebut serupa dalam hal efektivitas.

Beberapa pilihan obat PPI meliputi:

* Lansoprazole (Prevacid)

* Omeprazole (Prilosec)

* Esomeprazole (Nexium)

2. Emboli paru

Emboli paru adalah penyumbatan aliran darah secara tiba-tiba di arteri di paru-paru.

Penyebab emboli paru paling umum melibatkan bekuan darah di pembuluh darah di kaki atau dikenal sebagai trombosis vena dalam atau deep venous thrombosis (DVT) yang terlepas, berjalan ke paru-paru, dan bersarang di salah satu pembuluh darahnya.

Gejala emboli paru yang umum termasuk:

* Nyeri dada yang dapat memburuk saat seseorang bernapas dalam-dalam, batuk, makan, merunduk atau membungkuk

* Batuk darah

* Sesak napas

* Bibir atau kuku kebiruan

Emboli paru merupakan peristiwa yang mengancam jiwa yang dapat mengakibatkan:

* Kadar oksigen rendah

* Kerusakan paru-paru permanen

* Stres pada organ seperti jantung

* Kerusakan organ lain yang tidak menerima oksigen yang cukup

Pengobatan emboli paru:

Perawatan untuk emboli paru melibatkan mencegah pembekuan darah menjadi lebih besar dan mencegah pembentukan baru.

Perawatan yang paling umum melibatkan obat pengencer darah yang biasanya diresepkan oleh dokter setidaknya selama 3 bulan.

Jika gumpalan tersebut “tidak terprovikasi” atau “berulang,” maka seseorang mungkin memerlukan pengencer darah yang lebih lama.

Karena pengencer darah meningkatkan risiko perdarahan, orang yang memakainya mungkin perlu melakukan tindakan pencegahan tertentu.

Misalnya, mereka mungkin perlu minum obat untuk melindungi perutnya dan meminimalkan risiko pendarahan gastrointestinal.

Penderita mungkin juga perlu berhati-hati tentang aktivitas tertentu, seperti bersepeda gunung yang dapat meningkatkan risiko trauma dan pendarahan.

Jika seseorang memiliki bekuan darah yang mengancam nyawa, dokter dapat memberikan pelarut bekuan darah yang dikenal sebagai trombolitik.

Dokter juga dapat memasukkan tabung tipis dan fleksibel melalui pembuluh darah untuk mengeluarkannya.

Kapan harus menghubungi dokter?

Berdasarkan Mayo Clinic, seseorang dengan nyeri dada sebaiknya segera mencari pertolongan medis karena dapat mengindikasikan kondisi yang mengancam jiwa, seperti emboli paru atau masalah jantung yang serius.

Perawatan yang tepat dapat mencegah komplikasi dan hasil yang fatal.

Bahkan jika nyeri dada disebabkan heartburn, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter, karena episode yang sering dapat merusak esofagus. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 2 Penyebab Nyeri Dada Saat Membungkuk yang Perlu Diwaspadai

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved