Kamis, 9 April 2026

Bukannya 'Perkasa', Ini Dampak Buruk bagi Pria Jika Terlalu Sering Mengeluarkan Sperma, Bisa Botak

Akibat dari sering mengeluarkan air mani atau yang disebut dengan onani/masturbasi akan menimbulkan masalah yang beragam, karenanya

Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
Medical News Today
Ilustrasi sperma 

BANGKAPOS.COM- Sistem reproduksi pria tentu sangat berbeda dengan wanita.

Dikutip dari laman alodokter.com, sebelum membuahi sel telur, sperma harus melalui proses yang dikenal dengan spermatogenesis.

Proses ini terjadi di dalam testis, sedangkan tempat penyimpanan sperma sementara terletak di bagian vas deferens. Proses spermatogenesis ini dimulai sejak Anda mengalami pubertas.

Setidaknya 100 juta sperma diproduksi di testis setiap harinya, dengan ukuran panjang sekitar 0,05 milimeter.

Proses perkembangan sperma hingga dapat membuahi sel telur membutuhkan waktu sekitar 70 hari. 

Ilustrasi sperma.
Ilustrasi sperma. (Eraxion)

Semua tahapan spermatogenesis terjadi di dalam testis dan proses ini terjadi secara terus-menerus selama seorang pria hidup.

Spermatogenesis menghasilkan satu spermatosit, yaitu sel sperma tahap awal yang nantinya akan membelah kembali dan menghasilkan 4 sperma yang lebih kecil ukurannya.

Pada kenyataannya sperma adalah sel yang sangat rapuh dan mudah sekali mati.

Karenanya sangat penting sekali untuk menjaga pola hidup sehat terutama kesehatan yang erat kaitannya dengan reproduksi.

Ada berbagai macam hal yang dapat merusak kualitas sperma, salah satunya adalah terlalu sering melakukan onani.

Onani atau masturbasi adalah kegiatan mengeluarkan sperma dengan sengaja untuk mendapatkan kesenangan dari diri sendiri.

Kegiatan Onani atau masturbasi adalah sesuatu hal yang wajar namun apabila dilakukan dengan sewajarnya.

Jika hal tersebut dilakukan terlalu sering maka akan menimbulkan berbagai macam masalah negatif.

Apa saja itu?

Akibat dari sering mengeluarkan air mani atau yang disebut dengan onani/masturbasi akan menimbulkan masalah yang beragam, karenanya sangat perlu untuk mengetahui dampak baik dan buruk dari mengeluarkan air mani.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved