Bukannya 'Perkasa', Ini Dampak Buruk bagi Pria Jika Terlalu Sering Mengeluarkan Sperma, Bisa Botak
Akibat dari sering mengeluarkan air mani atau yang disebut dengan onani/masturbasi akan menimbulkan masalah yang beragam, karenanya
Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
Jika seorang pria mengalami orgasme maka semua otot dalam tubuhnya akan mengalami kontraksi sehingga akan mengakibatkan terkurasnya sebagian besar stamina pria tersebut.
Jika orgasme dialami secara berulang maka kemungkinan besar pria tersebut akan mengalami kelelahan sepanjang hari serta mengantuk yang hampir tak terkira.
Demikian pula jika terlalu banyak melakukan masturbasi maka pria akan memaksa dirinya untuk terus melakukan kontraksi pada otot-otot di seluruh tubuhnya.
6.Ejakulasi dini
Jika terlalu sering melakukan masturbasi maka akan menderita ejakulasi dini karena otot sudah dilatih untuk menerima rangsangan yang sangat minim dengan respon yang maksimal.
Masalah lain yang timbul adalah berkurangnya sensitivitas terhadap sentuhan orang lain, dan lebih akrab dengan sentuhan diri.
Terlalu sering melakukannya juga dapat memicu kulit lecet, pembengkakan organ intim karena tidak menggunakan pelumas.
7.Rasa bersalah
Masturbasi yang dilakukan akan berdampak negative pada kondisi psikologis, hal tersebut terjadi karena terjadi benturan antara kesenangan serta norma moral dan agama.
Maka timbullah rasa bersalah yang sangat setelah melakukan masturbasi.
Apalagi bila hal tersebut terlalu sering dilakukan.
8.Masturbasi kronis
Masturbasi kronis mempengaruhi otak dan kimia tubuh akibat kelebihan produksi hormon seks dan neurotransmiter.
Meski dampaknya pada setiap orang berbeda, terlalu sering masturbasi dapat memicu gangguan kesehatan seperti kelelahan, nyeri panggul, testis sakit, atau rambut rontok.
Masturbasi berkaitan dengan berkurangnya produksi testosteron dan DHT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sperma_20180505_142156.jpg)