Bukannya 'Perkasa', Ini Dampak Buruk bagi Pria Jika Terlalu Sering Mengeluarkan Sperma, Bisa Botak
Akibat dari sering mengeluarkan air mani atau yang disebut dengan onani/masturbasi akan menimbulkan masalah yang beragam, karenanya
Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
Mengeluarkan air mani memang memiliki segi positif tersendiri namun semua itu akan berbalik menjadi negatif apabila dilakukan terlalu sering.
Berikut adalah berbagai macam dampak buruk akibat sering mengeluarkan air mani dirangkum dari berbagai sumber:
1.Impotensi
Impotensi merupakan gangguan yang sangat berbahaya apabila terlalu sering melakukan masturbasi.
Gangguan pada saraf parasimpatik bisa sangat mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual.
Akibat dari hal tersebut adalah melemahnya kemampuan ereksi, bahkan jika terlalu parah bisa mengakibatkan terjadinya serangan impotensi.
2.Kebocoran katup air mani
Kerusakan saraf selain mempengaruhi kualitas ereksi ternyata juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada katup saluran keluar masuknya air mani.
Kerusakan pada katup tersebut akan menyebabkan mani kadang keluar walaupun penis tidak dalam keadaan ereksi.
3.Kebotakan
Jika terlalu sering melakukan masturbasi maka akan mengakibatkan gangguan hormon yang dapat mengganggu pertumbuhan rambut.
Bahkan jika dibiarkan berlarut-larut maka akan mengakibatkan kebotakan.
4.Nyeri punggung dan selangkangan
Kontraksi otot pada saat mengalami orgasme bisa menyebabkan nyeri otot, terutama di area punggung dan selangkangan.
5.Rasa letih sepanjang hari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sperma_20180505_142156.jpg)