Selasa, 28 April 2026

Waspadai 10 Gejala Kekurangan Yodium

Melansir WebMD, yodium digunakan kelenjar tiroid dalam tubuh manusia untuk untuk membuat hormon tiroid.

Editor: suhendri
Freepik
Ilustrasi Kelelahan. 

Merangkum Health Line, ada beberapa kondisi yang bisa dicurigai sebagai gejala kekurangan yodium. Ini termasuk:

1. Muncul bengkak di leher

Pembengkakan di bagian depan leher adalah gejala kekurangan yodium yang paling umum.

Kondisi ini bisa disebut sebagai gondok dan terjadi ketika kelenjar tiroid tumbuh terlalu besar.

Kelenjar tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk seperti kupu-kupu yang berada di bagian depan leher.

Kelenjar ini salah satunya berfungsi membuat hormon tiroid setelah menerima sinyal dari hormon perangsang tiroid.

Baca juga: Uban Tak Perlu Dicabut, Ini Alasannya

Saat kadar hormon perangsang tiroid atau thyroid-stimulating hormone (TSH) dalam darah meningkat, kelenjar tiroid menggunakan yodium untuk membuat hormon tiroid.

Sementara itu, ketika tubuh tidak memiliki cukup yodium, kelenjar tiroid pada akhirnya tidak bisa juga memproduksi cukup hormon tiroid.

Untuk mengimbanginya, kelenjar tiroid akan bekerja lebih keras untuk mencoba menghasilkan lebih banyak hormon tiroid.

Hal ini membuat sel tumbuh dan berkembang biak yang pada akhirnya menyebabkan gondok.

Untungnya, sebagian besar kasus gondok dapat diobati dengan meningkatkan asupan yodium.

Jika gondok tidak diobati selama bertahun-tahun, hal itu dapat menyebabkan kerusakan tiroid permanen.

2. Penambahan berat badan tak terduga

Penambahan berat badan yang tidak terduga adalah tanda kekurangan yodium lainnya.

Kondisi ini mungkin terjadi jika tubuh tidak memiliki cukup yodium untuk membuat hormon tiroid.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved